Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Bantah Dirinya Melarikan Diri, Lalu? | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Kamis, 19 Agustus 2021

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Bantah Dirinya Melarikan Diri, Lalu?

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Bantah Dirinya Melarikan Diri, Lalu?

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Bantah Dirinya Melarikan Diri, Lalu?

DEMOCRAZY.ID - Presiden Afghanistan Ashraf Ghani dilaporkan berada di Uni Emirat Arab. 


Ghani meninggalkan Afghanistan saat Taliban menyerbu ibu kota Kabul pada hari Minggu (15/8/2021).


Dilansir BBC, kementerian luar negari UEA mengatakan negara itu menyambut  Ghani dan keluarganya dengan alasan kemanusiaan.


Menurut laporan, pada hari Rabu (18/8/2021) dalam pidato videonya, Ghani membantah melarikan diri dari negaranya, dia pergi untuk mencegah apa yang dia gambarkan sebagai bencana besar.


"Untuk saat ini, saya berada di Emirates agar pertumpahan darah dan kekacauan dihentikan," katanya, dikutip DEMOCRAZY.id dari BBC.


"Saya sedang dalam pembicaraan untuk kembali ke Afghanistan," tambahnya.


Sementara itu banyak pula berita yang beredar bahwa Ghani melakukan perjalanan ke UEA dengan membawa sejumlah uang. 


Tapi itu hanya kebohongan dan tuduhan tidak berdasar sama sekali.


Setelah meninggalkan Afghanistan beberapa hari lalu, Ghani banyak mendapatkan kritikan keras dari politisi Afghanistan.


Tak hanya itu saja, Presiden Joe Biden juga mengkritik pemerintah Afghanistan karena melarikan diri dari negaranya.


Pada hari Rabu, Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman mengatakan kepada wartawan bahwa Ghani bukan lagi seorang tokoh di Afghanistan. [Democrazy/pjs]