Prabowo: Jangan Hanya Bicara Pancasila Melulu, Tapi Ada Rakyat Sendiri Tak Bisa Makan! | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Senin, 16 Agustus 2021

Prabowo: Jangan Hanya Bicara Pancasila Melulu, Tapi Ada Rakyat Sendiri Tak Bisa Makan!

Prabowo: Jangan Hanya Bicara Pancasila Melulu, Tapi Ada Rakyat Sendiri Tak Bisa Makan!

Prabowo: Jangan Melulu Hanya Bicara Pancasila, Tapi Ada Rakyat Sendiri Tak Bisa Makan!

DEMOCRAZY.ID - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyinggung soal pembangunan kesejahteraan manusia di China yang dinilainya bisa dijadikan contoh oleh Indonesia. 


Meski China disebut berhasil mengatasi kemiskinan, ia menyebut RI tidak perlu sampai mengikuti ideologi Negara Tirai Bambu itu.


"Saya tidak, sekali lagi, saya tidak katakan bahwa kita harus mengikuti ideologi mereka [China]. Mungkin ideologi mereka enggak cocok sama kita. Tapi saya katakan tadi, ideologi apa pun ujungnya, ujiannya, bisa enggak beri kesejahteraan ke rakyat?" kata Prabowo dalam pidatonya secara virtual di HUT Ke-50 CSIS Indonesia, Senin (16/8).


Prabowo kemudian menyinggung soal ideologi Indonesia, yakni Pancasila. 


Di luar pemahaman soal Pancasila, ia menyebut tantangan pemerintah saat ini justru bagaimana mensejahterakan masyarakatnya.


"Kalau kita datang ke ujung-ujung Indonesia, kalau kita hanya bicara Pancasila, Pancasila, tapi dia susah makan, dia enggak ada obat, dia telanjang, dia boro-boro berpikir Pancasila. Dia mencari makan buat besok dan lusa," tegas Prabowo.


"Ini saya kira tantangan bagi kita semua, orang-orang yang diberi tugas oleh bangsa dan sejarah untuk berpikir dan memberi solusi," lanjutnya.


Menteri Pertahanan ini mengakui tradisi demokrasi yang dijalankan Indonesia hingga kini masih saja ada kekurangan. 


Namun, di sisi lain, Indonesia juga menghadapi orang-orang yang lebih suka berpikir secara sederhana dan tidak suka basa-basi.


"Waktu saya kampanye kadang-kadang mereka, rakyat itu terutama emak-emak itu, sangat berani dan jujur. Kadang-kadang mereka langsung to the point aja, 'Sudah, Pak, jangan kebanyakan pidato. Jadi sudah, yang penting apa yang Bapak perjuangkan? Gimana, Pak, anak-anak kami, dapat susu enggak?' Mereka kadang-kadang gitu. Kita harus berani hadapi itu," tuturnya.


Sehingga, Prabowo menekankan yang terpenting saat ini adalah bagaimana seluruh elemen masyarakat Indonesia bisa bersatu menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi. 


Apalagi, kini Indonesia sedang menghadapi situasi pandemi COVID-19 dan dibutuhkan dukungan masyarakat terhadap kebijakan-kebijakan penanganan yang dikeluarkan pemerintah.


Apalagi di masa pandemi, kita harus bersatu dan kita harus dukung nakhoda kita Presiden Indonesia. 


"Hanya satu nakhoda kita, satu, kita bergabung, kita kerja keras, kita akan atasi, kita optimistis kita akan atasi COVID-19 ini. Kita akan atasi, kita lebih kuat dan kita akan lebih baik." - Prabowo