PKS Akhirnya Buka Suara Soal Kontroversi Mobil Dinas Baru Gubernur-Wagub Sumbar | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Rabu, 18 Agustus 2021

PKS Akhirnya Buka Suara Soal Kontroversi Mobil Dinas Baru Gubernur-Wagub Sumbar

PKS Akhirnya Buka Suara Soal Kontroversi Mobil Dinas Baru Gubernur-Wagub Sumbar

PKS Akhirnya Buka Suara Soal Kontroversi Mobil Dinas Baru Gubernur-Wagub Sumbar

DEMOCRAZY.ID - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi dan Wagub Audy Joinaldy tengah menjadi sorotan karena membeli mobil dinas baru di tengah pandemi COVID-19. 


PKS mengingatkan mereka harus memprioritaskan kebutuhan rakyat.


"Pertama, rakyat, rakyat, dan rakyat yang utama. Penuhi semua kebutuhan rakyat. Layani rakyat. Dan jaga rakyat, apalagi di masa pandemi," kata Ketua DPP PKS, Madani Ali Sera, ketika dihubungi, Rabu (18/8/2021).


Mardani mengatakan, jika mereka terpaksa mengganti mobil, dia meminta agar kinerja melayani rakyat maksimal. 


Dia pun mengingatkan agar keduanya menjaga kesederhanaan.


"Kedua, jika memang perlu ganti mobil gunakan untuk lebih optimal melayani rakyat. Ketiga, pastikan jaga kesederhanaan," ujarnya.


Mahyeldi Buka Suara soal Mobil Dinas Baru


Mahyeldi mengaku tak tahu harga kendaraan yang digunakan tersebut karena tak ikut serta membeli.


"Saya tidak tahu harga pastinya, karena bukan saya yang membeli. Mobil yang lama masih di sini," kata Mahyeldi kepada wartawan, Selasa (17/8/2021).


Meski begitu, Mahyeldi mengaku tahu alokasi anggaran untuk mobil dinasnya yang mencapai Rp 1,4 miliar. 


Namun dia menyebut harga pembelian tak sampai Rp 1,4 miliar.


"Mobil yang saya pakai itu anggaran yang dialokasikan Rp 1,4 M kalau nggak salah. Dan kemudian kita beli yang di bawah itu," kata Gubernur Sumbar.


Menurutnya, pembelian mobil baru dilakukan karena mobil lama sudah rusak. 


Ia bahkan sempat meminjam mobil salah satu OPD untuk aktivitas sehari-hari. 


"Mobil yang kita gunakan, yang lama itu, saya beberapa kali ada gangguan transmisi. Walaupun bisa kita servis, maka tidak safety, sehingga saya pinjam mobil dari OPD yang lain sampai mobil yang baru ini ada," katanya.


"Sudah saya pakai, lebih-kurang satu bulan yang lalu. Saya tidak tahu detail harganya. Bukan saya yang beli. Bagian Umum itu," tambah dia. [Democrazy/dtk]