Mahfud MD: Korupsi Merupakan Musibah Bagi Suatu Negara, Datangnya dari Tuhan | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Selasa, 17 Agustus 2021

Mahfud MD: Korupsi Merupakan Musibah Bagi Suatu Negara, Datangnya dari Tuhan

Mahfud MD: Korupsi Merupakan Musibah Bagi Suatu Negara, Datangnya dari Tuhan

Mahfud MD: Korupsi Merupakan Musibah Bagi Suatu Negara, Datangnya dari Tuhan

DEMOCRAZY.ID - Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM RI (Menkopolhukam) Mahfud MD mengatakan tindakan korupsi yang merajalela di suatu negara termasuk Indonesia merupakan suatu musibah yang diberikan Tuhan.


Bahkan kata dia, penanganan atas kasus tersebut merupakan tantangan tersendiri dari segi pendekatan hukum di Indonesia.


"Tantangan kita dari segi pendekatan hukum, negara kita ini banyak korupsinya, kita harus akui dan ada diberbagai lini, macem-macem kaitannya dengan kekuatan lain bahkan dengan alasan formal yang dibangun," ucap Mahfud MD dalam bincang virtual bersama Daniel Mananta yang disiarkan di akun Instagram @VjDaniel, Selasa (17/8/2021).


Kendati begitu, Mahfud MD menyatakan masih banyak yang menganggap kalau korupsi yang merajalela bukan sebuah musibah, karena datangnya bukan dari Tuhan.


"Indonesia ini mendapat musibah karena korupsi, tapi ada yang membantah kalau musibah itu bukan itu (korupsi), 'musibah itu adalah apa yang diciptakan oleh Tuhan misalnya bencana, kematian', bukan itu enggak bisa itu," ucapnya.


Menyikapi adanya bantahan tersebut, Mahfud MD menegaskan kalau hal itu keliru.


Sebab kata dia, segala musibah yang datangnya dari Tuhan itu menyebabkan penderitaan dan kesulitan, hal itu tercermin dari dampak yang ditimbulkan karena tindakan korupsi.


"Musibah itu menurut ayat suci itu apa yang kamu ciptakan dan apa yang diberikan oleh Tuhan yang menyebabkan penderitaan, sakit, kesulitan itu namanya musibah," ujarnya.


Lantas dirinya menceritakan terkait dengan kondisi Indonesia saat masa orde baru atau saat menjelang reformasi.


Saat itu, kata dia Indonesia hancur karena adanya tindakan korupsi.


"Sehingga dulu ketika membangun reformasi itu Indonesia itu hancur karena ada musibah, musibah korupsi atau KKN itu dulu," ucapnya.


Atas dasar itu dirinya berpesan agar untuk seluruh kalangan masyarakat tanpa terkecuali khususnya anak muda untuk bersatu memberantas tindakan korupsi tersebut.


Dirinya menekankan untuk saling peduli dan berbagi serta memperhatikan setiap hak segala masyarakat yang hidup di Indonesia ini.


"Mari perhatikan hak orang lain, negara ini milik kita bersama sehingga tidak boleh ada orang yang merasa dapat lebih dari orang lain, semua memiliki kesempatan yang sama," ujarnya. [Democrazy/trb]