Konferensi Pers Pertama Taliban, Juru Bicara: Afghanistan Akan Menjadi Negara Islam! | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Rabu, 18 Agustus 2021

Konferensi Pers Pertama Taliban, Juru Bicara: Afghanistan Akan Menjadi Negara Islam!

Konferensi Pers Pertama Taliban, Juru Bicara: Afghanistan Akan Menjadi Negara Islam!

Konferensi Pers Pertama Taliban, Juru Bicara: Afghanistan Akan Menjadi Negara Islam!

DEMOCRAZY.ID - Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid memulai konferensi pers pertama mereka pada Selasa (17/8) sore dengan mengumumkan kegembiraana mereka setelah 20 tahun perjuangan telah membebaskan negara dan mengusir orang asing.


"Ini adalah momen yang membanggakan bagi seluruh bangsa," katanya.


Ditanya tentang seperti apa masa depan negara ini, Mujahid mengatakan akan menjadi negara Islam.


"Jika menyangkut pengalaman dan kedewasaan dan visi, tentu saja ada perbedaan besar antara kita sekarang dan 20 tahun yang lalu,” terangnya.


Juru bicara itu menjelaskan bahwa selama dua dekade terakhir, keahlian kelompok telah berkembang dalam berbagai cara dan mereka berharap keterampilan itu dapat diterapkan saat mereka mendirikan pemerintahan baru.


Konferensi pers ini dilakukan usai Taliban menguasai Afghanistan dan pemimpin politik Taliban sekaligus kepala kantor politik Taliban dan salah satu pendirinya, Mullah Baradar, yang tiba di Kandahar saat pemerintahan mulai dibentuk.


Konferensi pers dimulai dengan pernyataan dari kelompok yang menjelaskan bahwa banyak pertanyaan yang berkaitan dengan hukum, struktur, dan kebijakan akan diserahkan kepada mereka yang ditugaskan untuk menciptakan pemerintahan baru. 


Namun, mereka yang hadir menjelaskan kepada media bahwa pemerintahan baru akan "Islami".


Kemudian, kelompok tersebut menerima pertanyaan dari media domestik dan internasional terkait peran perempuan dan anak perempuan, keamanan mereka yang bekerja dengan Amerika Serikat (AS) dan pasukan koalisi, hubungan kelompok tersebut dengan Al-Qaeda, dan bagaimana rencana mereka untuk memperlambat produksi. dan peredaran narkoba. [Democrazy/trk]