Hobi Adu Domba Rakyat Lewat Isu SARA, Denny Siregar dkk Dijuluki Buzzer Komunis | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Minggu, 08 Agustus 2021

Hobi Adu Domba Rakyat Lewat Isu SARA, Denny Siregar dkk Dijuluki Buzzer Komunis

Hobi Adu Domba Rakyat Lewat Isu SARA, Denny Siregar dkk Dijuluki Buzzer Komunis

Hobi Adu Domba Rakyat Lewat Isu SARA, Denny Siregar dkk Dijuluki Buzzer Komunis

DEMOCRAZY.ID - Para pegiat media sosial, yakni Denny Siregar, Ade Armando, Ferdinand Hutahaean, Eko Kuntadhi, dan Rudi S Kamri disebut sebagai buzzer komunism


Mereka juga disebut mengadu domba rakyat dengan menggunakan isu Suku, Agama, Rass, dan Antargolongan (SARA).


Julukan dan kritikan kepada Denny Siregar dkk itu tertuang dalam sebuah karikatur karya Sutan Mangara Harahap.


Ia mengunggahnya melalui akun Twitter @sutangkangarahrp pada Minggu, 8 Agustus 2021. 


Di biografi Twitter-nya, Sutan Mangara menuliskan bahwa dirinya adalah seorang pengarang cerita dan editor karikatur.


Ia memang beberapa kali mengunggah karikatur soal Denny Siregar, Ade Armando, dan lain-lain.


Dalam katikaturnya yang lain, Sutan Mangara juga menyebut para pegiat media sosial itu sebagai buzzer biadap di negarai Ruwetnesia.


Adapun Denny Siregar dkk digambarkan seperti drakula dengan taring tajam dan penuh darah.


“Drakula penghisap darah persatuan,” demikian tertulis dalam karikatur tersebut.


Dalam karikatur yang ia unggah pada 3 Agustus 2021 lalu, Sutan Mangara juga menyebut Denny Siregar dkk sebagai provokator pemexah bela bangsa.


“Apa kalian belum sadar juga, provokator laknat ini terus memecah bela anak bangsa,” katanya.


Sutan juga menyebut bahwa merekaembangun narasi pecah belah seolah-olah muslim pribumi anti dengan suku, agama, dan ras.


Diketahui, beberapa waktu yang lalu, Denny Siregar, Ade Armando, dan Rudi S Kamri memang banyak dikritik netizen soap kasus sumbangan Rp2 triliun keluarga Akidi Tio.


Pasalnya, mereka dinilai membenturkan antara komunitas Tionghoa dengan orang-orang pribumi.


Adapun Ferdinand Hutahaean, seperti yang diberitakan sebelumnya, juga pernah dianggap netizen sebagai orang yang membenci Islam. [Democrazy/kmd]