Heran Megawati Menangis Gegara Jokowi Dihina Kodok, Rocky Gerung: Harusnya Menangis Karena Kebijakan Presiden Gagal! | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Kamis, 19 Agustus 2021

Heran Megawati Menangis Gegara Jokowi Dihina Kodok, Rocky Gerung: Harusnya Menangis Karena Kebijakan Presiden Gagal!

Heran Megawati Menangis Gegara Jokowi Dihina Kodok, Rocky Gerung: Harusnya Menangis Karena Kebijakan Presiden Gagal!

Heran Megawati Menangis Gegara Jokowi Dihina Kodok, Rocky Gerung: Harusnya Menangis Karena Kebijakan Presiden Gagal!

DEMOCRAZY.ID - Megawati Soekarno Putri baru-baru ini menyita perhatian publik usai mengatakan bahwa ia sering menangis lantaran melihat Presiden Joko Widodo (Jokowi) sering dikritik bahkan sampai dihina ‘Kodok’.


Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu mengaku sedih melihat Presiden Jokowi saat ini yang terlihat semakin kurus karena memikirkan rakyat terlebih di masa sulit seperti saat ini.


Melihat kondisi Presiden Jokowi saat ini, Megawati mengaku masih sering menangis lantaran banyak orang yang justru malah menghina Jokowi dengan sebutan ‘Kodok’.


Menanggapi hal tersebut, pengamat politik Rocky Gerung justru menyangkan sikap Megawati yang malah menangisi Jokowi karena dihina.


Karena menurutnya, Megawati seharusnya menangisi kebijakan Presiden Jokowi yang dinilai gagal menyehatkan rakyat.


Rocky Gerung menilai bahwa kebijakann yang dibuat oleh Presiden Jokowi untuk menangani pandemic ini justru dinilai merugikan rakyat.


“Seharusnya Ibu Mega menangis karena kebijakan Presiden yang gagal menyehatkan rakyat,” ungkap Rokcy Gerung seperti dikutip dalam Youtube pribadinya.


Rokcy Gerung juga mengatakan bahwa tangisan Megawati itu seharusnya ditujukan kepada 100 ribu lebih rakyat yang meninggal akibat Covid-19.


Seperti diketahui bahwa pandemi Covid-19 membawa duka mendalam bagi seluruh rakyat Indoneisa. 


Lebih dari 100 ribu orang harus meregang nyawa akibat ganasnya virus Covid-19 ini.


“Harusnya kita menangis karena ada 100 ribu lebih manusia Indonesia tewas oleh Covid, bahkan kita mesti bayangkan bakal ada 100 ribu lagi mungkin,” ujar Rocky Gerung.


“Mestinya ibu Mega bersedih karena kebijakan-kebijakan yang tidak mampu menyehatkan dan menyelamatkan nyawa manusia Indonesia,” sambungnya.


Lebih lanjut, Rocky Gerung juga menjelaskan bahwa julukan ‘Kodok' itu sebenarnya bukan bertujuan untuk mengolok-olok Presiden Jokowi.


Pasalnya, istilah ‘Kodok’ itu ternyata diciptakan dan dibuat sendiri oleh pihak-pihak istana sejak 2 tahun lalu. 


Rocky Gerung bahkan menyebut Megawati ketinggalan informasi karena baru membahasnya sekarang.


“Kodok itu kan evolusi dari ‘Cebong’, ‘Cebong’ kan 2 tahun lalu, mungkin sekarang sudah besar jadi ‘Kodok’, tetapi jadi berita justru karena ibu Mega menangis hanya karena istilah ‘Kodok’ itu bukan dipakai untuk mengolok-olok pak Jokowi,” Jelas Rocky Gerung.


“Padahal sebetulnya, istilah itu dibuat sendiri oleh kalangan istana, karena Presiden suka pelihara ‘Kodok’, itu udah selesai, ibu Mega terlambat informasinya,” pungkasnya. [Democrazy/pkr]