Hari Kemerdekaan RI Ke-76, Tagar #JokowiGagalUrusNegara Justru Trending: Rakyat Selalu Jadi Kambing Hitam! | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Selasa, 17 Agustus 2021

Hari Kemerdekaan RI Ke-76, Tagar #JokowiGagalUrusNegara Justru Trending: Rakyat Selalu Jadi Kambing Hitam!

Hari Kemerdekaan RI Ke-76, Tagar #JokowiGagalUrusNegara Justru Trending: Rakyat Selalu Jadi Kambing Hitam!

Hari Kemerdekaan RI Ke-76, Tagar #JokowiGagalUrusNegara Justru Trending: Rakyat Selalu Jadi Kambing Hitam!

DEMOCRAZY.ID - Pemerintah kembali memutuskan untuk melanjutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa Bali hingga 23 Agustus 2021.


PPKM yang diperpanjang ini berlaku di wilayah dengan status level 4, 3, dan 2 Covid-19.


Pengumuman  PPKM untuk kesekian kalinya ini disampaikan  Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dalam paparan media yang digelar virtual, Senin, 16 Agustus 2021.


"PPKM level 4, 3, dan 2 di Jawa-Bali akan diperpanjang sampai 23 Agustus," ujar Luhut.


Meski begitu bagi wilayah yang menerapkan PPKM Level 3 dan 4 kini mendapat kelonggaran. Misalnya di tempat ibadah yang semula kapasitasnya hanya 25 persen kini diperkenakan menjadi 50 persen.


"Pemerintah akan meningkatkan kapasitas tempat ibadah menjadi 50 persen di ibu kota kabupaten/kota dengan PPKM level 4 dan 3 tentu dengan penerapan protokol kesehatan yang baik," tuturnya.


Kemudian jumlah mal di wilayah PPKM Level 4 yang bisa buka akan diperbanyak. Sebelumnya uji coba mal buka hanya dilakukan di Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya.


"Hasil evaluasi menunjukkan penerapan prokes di pusat perbelanjaan sudah dilakukan secara disiplin dan ini untuk mendisiplinkan kita semua. Untuk itu pemerintah memperluas cakupan kota di level 4 yang dapat melakukan uji coba ini," paparnya.


"Selain itu pemerintah juga meningkatkan kapasitas kunjungan pusat perbelanjaan menjadi 50 persen," sambungnya.


Restoran di mal kini juga diizinkan untuk melayani dine in atau makan di tempat. Namun dengan jumlah yang terbatas.


Menanggapi perpanjangan PPKM, publik kembali kecewa terhadap pemerintahan, khususnya Presiden Joko Widodo (Jokowi).


Jokowi dinilai telah gagal mengurus negara dan rakyatnya pada masa pandemi Covid-19.


Bahkan di Hari Kemerdekaan Indonesia ke-76, tagar #JokowiGagalUrusNegara menjadi trending topic di Twitter.


“Udah kayak kredit barang aja pake dicicil #JokowiGagalUrusNegara,” tulis @kangbob33.


“Saya Kira pada Hari Ini Kita sudah Merdeka Dari covid-19 #JokowiGagalUrusNegara,” kata @fadhiltv_.


“Orang miskin dilarang sakit! Selamat memperingati HUT kemerdekaan Indonesia rakyat yang tidak merdeka.. #JokowiGagalUrusNegara,” cuit @Dewa_Saturnus.


“Di HUT RI malah ini yg top #JokowiGagalUrusNegara,” tulis @Iwan26311247.


“Indonesia 76 tahun, biingung tangani pandemi, bansos untuk rakyat di korupsi, mural di hapus, di kritik lsg kirim aparat, rakyat selalu jadi kambing hitam meningkatnya angka covid, apa apa syaratnya harus vaksin, di tv aja sok2an kl tidak anti kritik #JokowiGagalUrusNegara,” tulis @finaldifachrl.


Serta masih banyak lagi cuitan warganet terkait hal ini. [Democrazy/kmp]