Dukung Ide Soal Program Ini, Rocky Gerung Akui Siap Diundang ke Istana | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Kamis, 19 Agustus 2021

Dukung Ide Soal Program Ini, Rocky Gerung Akui Siap Diundang ke Istana

Dukung Ide Soal Program Ini, Rocky Gerung Akui Siap Diundang ke Istana

Dukung Ide Soal Program Ini, Rocky Gerung Akui Siap Diundang ke Istana

DEMOCRAZY.ID - Pengamat politik, Rocky Gerung mendukung ide Gerakan Nasional Superiman yang digagas tokoh Tionghoa Lieus Sungkharisma. 


Bahkan, ia mengaku siap diundang Jokowi ke Istana untuk membahas hal itu.


Menurut Rocky Gerung, gagasan tokoh Tionghoa mencetuskan program Gerakan Nasional Superiman (Solidaritas Umat Peduli Modal Nasional) adalah ide yang bersih.


Hal itu, kata Rocky, lantaran ide tersebut muncul dari pikiran untuk membantu negara. 


Ide itulah yang dia sebut sebagai social justice yang lahir dari solidaritas anak bangsa.


“Ini gagasan yang betul-betul sejiwa dengan harkat bangsa ini, yang sedari awal ingin mandiri,” ujar Rocky Gerung, Kamis 19 Agustus 2021.


Selain itu, Rocky menuturkan ide untuk membuat semacam kotak infak nasional bernama Superiman ini menunjukkan kepedulian masyarakat Indonesia yang memandang masa depan bangsa adalah tanggung jawab bersama.


Oleh karena itu, Rocky Gerung mengaku siap menjadi di undang Jokowi ke Istana untuk membicarakan ide yang dicetuskan oleh tokoh Tionghoa Lieus tersebut.


“Saya siap diundang ke Istana untuk membahas masalah ini. Sebab ini bukansoal politik semata. Pak Jokowi harus meninggalkan legacy positif untuk masa depan bangsa ini,” tegasnya.


Diketahui, tokoh Tionghoa Lieus Sungkharisma menggagas Gerakan Nasional Superiman (Solidaritas Umat Peduli Modal Nasional) untuk membantu perekonomian Indonesia.


Lieus bertekad melanjutkan program Gerakan Nasional Superiman yang digagasnya itu, meski surat audiensi yang dikirimkannya ke Wakil Presiden Ma’ruf Amin hingga kini belum mendapat jawaban.


Tekad itu, kata Lieus, semakin berkobar setelah ia bertemu dengan sejumlahorang yang ternyata mendukung gagasannya dalam upaya membantu kesulitan keuangan negara tersebut.


“Saya berharap pemerintah tidak abai dan cepat tanggap dengan aspirasi dan niat baik warga negaranya ini,” ujarnya. [Democrazy/pjs]