Bukan di Luar Negeri, Pelapor Sebut Jejak Digital YouTuber Muhammad Kece Berada di Kota Ini | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Minggu, 22 Agustus 2021

Bukan di Luar Negeri, Pelapor Sebut Jejak Digital YouTuber Muhammad Kece Berada di Kota Ini

Bukan di Luar Negeri, Pelapor Sebut Jejak Digital YouTuber Muhammad Kece Berada di Kota Ini

Bukan di Luar Negeri, Pelapor Sebut Jejak Digital YouTuber Muhammad Kece Berada di Kota Ini

DEMOCRAZY.ID - Ketua Umum Barisan Ksatria Nusantara Gus Rofi'i melaporkan YouTuber Muhammad Kece ke Bareskrim Polri. 


Berdasarkan jejak digital yang ditelusuri olehnya, dia menduga jika keberadaan Muhammad Kece berlokasi di Karawang, Jawa Barat.


"Ya kalau lihat dari jejak digital ketika dia itu di channelnya dia, dia itu kan pasang norek BCA 550 berapa itu. Itu setelah kita cek itu kan BCA di Karawang Bekasi ya," ujar Gus Rofi'i, Minggu (22/8/2021).


Dia mengatakan dengan adanya jejak digital tersebut kemungkinan Muhammad Kece pernah membuka tabungan di Karawang. 


Berbekal nomor rekening yang dicantumkan di kanal YouTube Muhammad Kece seharusnya polisi sudah bisa melacak keberadaan Muhammad Kece.


"Saya kira polisi nggak akan kesulitan lah melacak aslinya orang ini itu di mana, keberadaannya di mana," kata Rofi'i.


Dilihat detikcom melalui YouTube channel milik Muhammad Kece, terlihat yang bersangkutan mencantumkan dua nomor rekening.


"Kalau melihat dari rekeningnya (di Karawang). Dia ini nggak tahu modusnya ini apa ya. Ya banyaklah kedok-kedok kayak dia tuh, endingnya ngemis buka rekening kan gitu kan," jelas Rofi'i.


Diketahui Gus Rofi'i melaporkan Muhammad Kece ke Bareskrim Polri. 


Muhammad Kece dilaporkan atas dugaan penodaan agama.


"Iya (karena dianggap) penodaan agama, kemudian ya banyak, ujaran kebencian juga," ujar Gus Rofi'i saat dihubungi, Minggu (22/8/2021).


Dia menganggap jika konten yang dimuat oleh Muhammad Kece sangat kelewatan dan merusak tatanan kehidupan yang sudah ada. 


Dilaporkannya Muhammad Kece ini diharapkan tidak lagi menimbulkan kegaduhan baru di tengah masyarakat.


"Kemudian, mengatakan Nabi Muhammad ngga perlu diikuti, Nabi Muhammad bin Abdullah karena mengatakan berteman dengan jin, wes banyaklah menistakan baginda Rasulullah SAW karena bagaimanapun Nabi Muhammad ini yang dipercayai umat islam," jelas Gus Rofi'i.


"Jadi jangan sentuh wilayah-wilayah agamanya orang lain," tegasnya.


Diketahui, desakan agar polisi menindak YouTuber Muhammad Kece karena diduga melakukan penistaan agama, terus mengemuka. 


Kini Bareskrim Polri telah menerima laporan dari masyarakat terkait pernyataan dari YouTuber Muhammad Kece.


"Tadi malam sudah ada laporan ke Bareskrim. (Laporan) Dari masyarakat," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dihubungi, Minggu (22/8/2021).


Argo mengatakan kini tim Bareskrim tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini. [Democrazy/skt]