Berisi Tombol Pengaktifan Rudal Nuklir Balistik, Tas Ini Jadi yang Paling Mematikan di Dunia | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Senin, 16 Agustus 2021

Berisi Tombol Pengaktifan Rudal Nuklir Balistik, Tas Ini Jadi yang Paling Mematikan di Dunia

Berisi Tombol Pengaktifan Rudal Nuklir Balistik, Tas Ini Jadi yang Paling Mematikan di Dunia

Berisi Tombol Pengaktifan Rudal Nuklir Balistik, Tas Ini Jadi yang Paling Mematikan di Dunia

DEMOCRAZY.ID - Tas biasanya dipakai untuk membawa segala keperluan sekolah seperti buku, pensil, penggaris dan lain sebagainya.

 

Namun berbeda dengan tas Presiden Amerika Serikat. 


Ternyata tas tersebut berisi tombol untuk mengaktifkan sebuah rudal yang dapat menghancurkan suatu benua.


Tas ini terbuat dari kulit dan berwarna hitam. Beratnya sekitar 22,5 kg. 


Ke mana pun Presiden Amerika Serikat pergi, tas ini selalu ditenteng salah satu ajudannya.


Bahkan saat sang presiden lari pagi, tas ini juga mengikutinya yang tentu saja ditenteng si ajudan.


Nama resmi tas ini adalah "Tas Darurat Para Presiden". 


Namun dalam dunia kemiliteran dan intelejen dikenal dengan julukan "Football" atau tas sepakbola.


Dari sejumlah rujukan disebutkan bahwa di dalam tas ini terdapat sebuah peralatan canggih yang berisi tombol pengaktifan rudal nuklir balistik (lintas benua).


Tujuannya, saat kondisi AS genting dan sang presiden jauh dari Ruang Komando Militer di Gedung Putih, dia tetap punya akses kontrol terhadap senjata pemicu kiamat dunia tersebut.


Bill Gulley, mantan staf penasehat Gedung Putih bidang pertahanan, menjelaskan bahwa julukan Football diberikan selama era Perang Dingin sebagai sandi rahasia terkait program nuklir berkode 'dropkick'. 

 

Artinya, jika 'dropkick' hendak diluncurkan, football harus lebih dulu diaktivasi.

 

Tas itu nyaris dipakai oleh Presiden Richard Nixon.


Beruntung, proses aktivitasi nuklir tidak semudah di film-film Hollywood. 

 

Penasehat presiden, serta sang ajudan sendiri, akan memperingatkan presiden agar tak terburu-buru memutuskan penggunaan bom nuklir buat menyelesaikan konflik


Sementara itu, menurut Bill Gulley, mantan Direktur Militer Gedung Putih, isi dari tas hitam tersebut bukan sekadar tombol nuklir.


Seperti dilansir Kabar Besuki dari Instagram @mediastory.id setidaknya ada empat benda penting di dalamnya:


1. Buku hitam 75 halaman yang berisi rencana perang panduan serangan balasan rudal nuklir ke pusat negara lawan. 

 

Misal, akan menghancurkan semua musuh dalam satu serangan atau beberapa musuh saja, ambil contoh Moskow dan Pyongyang.


2. Buku panduan tempat berlindung presiden saat situasi darurat.


3. Buku 10 halaman panduan siaran nasional mendadak. [Democrazy/kpd]