Beredar Foto Ade Armando Dipermak bak Joker, Netizen: Gak Perlu Dihina Juga Udah Menghinakan Diri Sendiri! | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Rabu, 04 Agustus 2021

Beredar Foto Ade Armando Dipermak bak Joker, Netizen: Gak Perlu Dihina Juga Udah Menghinakan Diri Sendiri!

Beredar Foto Ade Armando Dipermak bak Joker, Netizen: Gak Perlu Dihina Juga Udah Menghinakan Diri Sendiri!

Beredar Foto Ade Armando Dipermak bak Joker, Netizen: Gak Perlu Dihina Juga Udah Menghinakan Diri Sendiri!

DEMOCRAZY.ID - Foto Dosen Komunikasi Universitas Indonesia (UI), Ade Armando di-edit oleh netizen hingga menyerupai Joker.


Meme tersebut pun dikomentari langsung oleh Ade Armando di akun Twitter-nya, @adearmando1 pada Rabu, 4 Agustus 2021.


“Kayaknya perlu lomba bikin meme menghina Ade Armando ya. Pemenangnya saya kasih uang 2 juta, pasir semua,” katanya.


Adapun dalam meme tersebut, Ade Armando disindir dengan diberi “penghargaan prank mahaputra”.


“2 triliun, uang semua, nggak pakai pasir. Sakitnya tuh di sini,” demikian tertulis dalam meme.


Adapun sindiran itu merujuk pada kalimat Ade Armando saat memuju keluarga Akidi Tio yang menyumbang Rp2 triliun.


Seperti diketahui, belakangan dikabarkan bahwa sumbangan itu diduga kuat sebenarnya tidak ada.


Dipantau Terkini.id di kolom komentar Ade Armando, meme tersebut mengundang berbagai komentar, termasuk yang ikut menyindir.


“Ga perlu dihina juga uda menghinakan diri boz,” kata Wandimotor13.


“Ndak usah repot-repot. Udah hina, gak perlu di-meme-kan,” kata Randingetweet.


“Kalau gak mau di-bully jangan jadi Dungu do. Malu-maluin profesi seorang Dosen aja loe,” kata FaisalDzakwan.


Sebelumnya, potongan video Ade Armando soal sumbangan Rp2 triliun memang disoroti usai anak Akidi Tio, Heriyanti dipanggil Kepolisian.


“Anda mungkin sudah dengar ya berita menggemparkan ini. Keluarga pengusaha Akidi Tio menyumbang Rp2 triliun rupiah untuk penanganan Covid-19 di Sumatera Selatan. Bukan Rp2 miliar loh, Rp2 triliun rupiah, uang semua, gak pake pasir,” katanya di Cokro TV. [Democrazy/ckr]