Anggota DPR RI Ini Beberkan Kesalahan Fatal Jokowi dari A sampai Z dalam Atasi Pandemi Covid-19 | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Minggu, 22 Agustus 2021

Anggota DPR RI Ini Beberkan Kesalahan Fatal Jokowi dari A sampai Z dalam Atasi Pandemi Covid-19

Anggota DPR RI Ini Beberkan Kesalahan Fatal Jokowi dari A sampai Z dalam Atasi Pandemi Covid-19

Anggota DPR RI Ini Beberkan Kesalahan Fatal Jokowi dari A sampai Z dalam Atasi Pandemi Covid-19

DEMOCRAZY.ID - Lebih dari satu tahun Indonesia masih dilanda pandemi covid-19.


Berbagai kegiatan dibatasi dari mulai bekerja, sekolah, berbelanja dan sebagainya mengalami perubahan, lantaran covid-19 di Indonesia tak kunjung membaik.


Adapun hingga saat ini, pemerintah masih menerapkan PPKM yang bertujuan memutus mata rantai penyebaran kasus positif covid-19.


Anggota Komisi XI DPR RI, Refrizal baru-baru ini menyoroti penanganan pandemi Covid-19 oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).


Melalu akun Twitter pribadinya @refrizalskb, ia membeberkan tiga kesalahan fatal yang telah dilakukan oleh Jokowi, ketika menangani pandemi di Indonesia.


Refrizal menjelaskan, kesalahan pemerintahan Jokowi adalah tidak memberlakukan aturan karantina kepada para warga negara asing (WNA) dan warga negara Indonesia (WNI) yang datang dari luar negeri.


Padahal semestinya, para WNA dan WNI yang masuk ke Indonesia menjalani terlebih dahulu karantina selama 14 hari.


"Menurut saya ada 3 KESALAHAN FATAL Jokowi menangani COVID-19: 1. Tidak mengkarantina 14 hari WNA & WNI yg DATANG dari Luar Negeri," kata Refrizal dilansir dari akun Twitter @refrizalskb pada Minggu, 22 Agustus 2021.


Lebih jauh, Rezfrizal juga turut mengungkapkan kesalahan fatal selanjutnya adalah pemerintah tidak benar-benar melaksanakan Undang-Undang (UU) terkait kekarantinaan.


"2. Tidak Melaksanakan UU ttg Kekarantinaan," ucapnya.


Kesalahan selanjutnya adalah terkait kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah.


Menurutnya, kebijakan tersebut tidak bisa diberlakukan kepada seluruh lapisan masyarakat, melainkan ada beberapa yang harus keluar rumah.


Dua di antaranya yang ia sebutkan adalah petani dan juga nelayan, yang terpaksa harus keluar rumah untuk bekerja.


"3. Stay Home harusnya bukan utk SELURUH RAKYAT, (Petani & Nelayan ngapain stay home). Wallahu'alam...," ujarnya.


Diketahui sebelumnya, pemerintah hingga kini terus berupaya melakukan yang terbaik dalam menangani pandemi Covid-19 di Indonesia.


Bahkan pemerintah telah menerapkan PPKM di berbagai wilayah sebagai upaya menekan penyebaran dan menurunkan kasus aktif Covid-19.


Mengingat sebelumnya, sejumlah wilayah di Indonesia sempat menjadi zona merah lantaran banyaknya masyarakat yang terpapar Covid-19, khususnya Covid-19 varian Delta. [Democrazy/rep]