Ade Armando Bicara Akun Twitter Tumbang: Suara Kami Dibungkam oleh Teror Siber | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Minggu, 08 Agustus 2021

Ade Armando Bicara Akun Twitter Tumbang: Suara Kami Dibungkam oleh Teror Siber

Ade Armando Bicara Akun Twitter Tumbang: Suara Kami Dibungkam oleh Teror Siber

Ade Armando Bicara Akun Twitter Tumbang: Suara Kami Dibungkam oleh Teror Siber

DEMOCRAZY.ID - Sejumlah akun Twitter pegiat media sosial disuspend secara bersamaan. 


Mereka --yang kerap disebut Buzzer, di antaranya Ade Armando, Ferdinand Hutahaean, Eko Kuntadi, hingga Denny Siregar.


Ade menduga akun Twitternya disuspend oleh pihak-pihak yang tak menyukai mereka. 


Ade menyebutnya teror siber.


"Ya itu gerakan teror siber yang terorganisir untuk membungkam suara-suara kami," kata Ade, Minggu (8/8).



Dia mengakui cuitannya di Twitter banyak mengkritik anti-Jokowi termasuk paham-paham Islam radikal. 


Mungkin cuitan itu yang membuat banyak orang 'mereport' ke Twitter.


"Selama ini kami kan lazim mengkritik kaum Islamis Radikal, kelompok-kelompok anti NKRI, serta para Jokowi haters," ujar Ade Armando.


"Rupanya mereka tidak tahan, karena itu mereka menyerbu perusahaan Twitter dengan menuduh kami mengunggah konten-konten yang tidak sesuai dengan standar Twitter," tambahnya.



Mantan politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean yang akun Twitternya ikut tumbang, menyebut ada aksi report massal dari mereka yang tidak suka dengannya.  


"Serangan terhadap akun Twitter saya dimulai sejak semakin ramai soal kelebihan bayar APBD DKI dan soal pengecatan pesawat kepresidenan. Jadi dugaan saya, akun saya diserang dan direport massal oleh 2 kelompok tadi," kata Ferdinand, Minggu (8/8).


"Yang tidak suka saya ungkap terus soal dugaan korupsi APBD DKI Jakarta dan kelompok yang tidak suka saya mendukung pengecetan pesawat kepresidenan," tambahnya. [Democrazy/dtk]