Terungkap! Ternyata Ini Pemicu Personil Satpol PP Nekat Pukul Ibu Hamil | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Kamis, 15 Juli 2021

Terungkap! Ternyata Ini Pemicu Personil Satpol PP Nekat Pukul Ibu Hamil

Terungkap! Ternyata Ini Pemicu Personil Satpol PP Nekat Pukul Ibu Hamil

Terungkap! Ternyata Ini Pemicu Personil Satpol PP Nekat Pukul Ibu Hamil

DEMOCRAZY.ID - Kasatpol PP Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Alimuddin Tiro mengungkap oknum personelnya memukul pasangan suami istri (pasutri) pemilik warkop karena dipicu suara musik saat azan berkumandang. 


Saat tim gabungan melakukan razia PPKM, musik di warkop milik pasutri itu diputar secara keras.


"Ini yang kami sementara mendalami, tidak mungkin ada asap kalau tidak ada api," kata Alimuddin kepada wartawan di kantor Bupati Gowa, Kamis (15/7/2021).


Menurut Alimuddin, tim PPKM bergerak ke rumah serta warkop milik Ivan dan istrinya tersebut karena adanya laporan warga sekitar. 


Musik di kafe Ivan disebut kerap tetap terdengar nyaring meski sedang azan di masjid.


"Berdasarkan laporan dari masyarakat memang, apalagi lokasi kafe ini berada di dekat masjid, yang konon katanya walaupun azan mendengung tetap musik terdengar," katanya.


"Nah sehingga pada saat tim PPKM masuk di kafe tersebut pada jam 8 sekian-sekian, itu masih terdengar musik sehingga tim PPKM menegur untuk tidak dinyalakan musiknya tersebut," imbuh Alimuddin.


Sayangnya, kata Alimuddin, upaya teguran itu tak berjalan baik karena terjadi miskomunikasi hingga berujung penganiayaan.


"Nah di situ terjadi miskomunikasi setelah anggota kami masuk menegur terjadilah kejadian yang apa kita saksikan di video viral itu," tutur Alimuddin.


Diberitakan sebelumnya, Alimuddin selalu Kasatpol PP Gowa tak menampik insiden pemukulan tersebut. Dia pun meminta maaf atas insiden yang terjadi.


"Oleh karena itu, izinkan kami atas nama Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (PP) menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, khususnya korban dan seluruh keluarganya," kata dia.


Dia pun mengatakan pihaknya terbuka atas upaya hukum yang tengah ditempuh pihak korban. 


Pihaknya bersedia mengikuti proses hukum yang berlaku.


"Kita sama-sama menyaksikan tadi malam yang mengaku dirinya korban pemukulan itu sudah melapor langsung ke pihak Polres Gowa. Nah, saya kira silakan proses dengan aturan hukum yang ada," kata Alimuddin. [Democrazy/dtk]