Tak Pernah Ucapkan Dirgahayu ke Parpol Negara Lain kecuali PKC, Pengamat: Bukti PDIP & Megawati Berkiblat ke PKC! | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Jumat, 02 Juli 2021

Tak Pernah Ucapkan Dirgahayu ke Parpol Negara Lain kecuali PKC, Pengamat: Bukti PDIP & Megawati Berkiblat ke PKC!

Tak Pernah Ucapkan Dirgahayu ke Parpol Negara Lain kecuali PKC, Pengamat: Bukti PDIP & Megawati Berkiblat ke PKC!

Tak-Pernah-Ucapkan-Dirgahayu-ke-Parpol-Negara-Lain-kecuali-PKC-Pengamat-PDIP-dan-Megawati-Berkiblat-ke-PKC

DEMOCRAZY.ID - Republik Rakyat China (RRC) menjadi kiblat PDIP setelah Megawati Soekarnoputri memberikan ucapan dirgahayu Partai Komunis China (PKC) ke-100 dan memuji Pemimpin Negeri Tirai Bambu Xi Jinping.


“Megawati tidak pernah memberikan ucapan dirgahayu ke partai politik negara lain dan hanya ke PKC. Ini menunjukkan PDIP berkiblat ke RRC,” kata pengamat politik Muslim Arbi, Jumat (2/7/2021).


Menurut Muslim, pernyataan Megawati itu menjadi bukti arah kebijakan Jokowi yang lebih berpihak ke China. 


“Jokowi sebagai petugas partai akan mengikuti arahan Megawati termasuk dalam kebijakan mempererat hubungan dengan RRC,” jelas Muslim.


Kata Muslim, kedekatan PDIP dengan PKC membuat RUU HIP atau RUU BPIP harus disahkan.


“PDIP akan menggalang kekuatan di DPR untuk mengesahkan RUU BPIP,” ungkapnya.


Ia mengatakan, Megawati akan terus melakukan sosialisasi Trisila dan Ekasila di tengah penolakan dari masyarakat Indonesia. 


“Megawati ingin menghidupkan kembali ideologi Bung Karno Ekasila dan Trisila. Memperat hubungan dengan China merupakan upaya Megawati melanjutkan politik Bung Karno,” jelas Muslim.


Muslim mengatakan, pasca Taufik Kiemas meninggal, PDIP dikendalikan sepenuhnya Megawati. [Democrazy/suaranas]