Soroti Aksi Blusukan Jokowi, Ali Syarief: Ya Tuhan, Mengapa Dia Masih Melakukan Hal Memalukan Ini? | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Sabtu, 17 Juli 2021

Soroti Aksi Blusukan Jokowi, Ali Syarief: Ya Tuhan, Mengapa Dia Masih Melakukan Hal Memalukan Ini?

Soroti Aksi Blusukan Jokowi, Ali Syarief: Ya Tuhan, Mengapa Dia Masih Melakukan Hal Memalukan Ini?

Soroti Aksi Blusukan Jokowi, Ali Syarief: Ya Tuhan, Mengapa Dia Masih Melakukan Hal Memalukan Ini?

DEMOCRAZY.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali melakukan aksi blusukan kepada warga Jakarta pada Kamis, 15 Juli 2021 malam.


Hal tersebut diunggah melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden. Melalui Video itu Jokowi nampak membagikan paket obat dan sembako.


Dibalut dengan jaket cokelat muda lengkap dengan masker dan sarung tangan, mantan Gubernur DKI Jakarta itu nampak mendatangi rumah warga di gang kecil.


Aksi blusukan yang dilakukan Jokowi kemudian mendapat sorotan dari Akademisi Cross Culture Institute, Ali Syarief.


Hal itu disampaikan Ali melalui cuitan di akun Twitter pribadinya pada Jumat, 16 Juli 2021.


"Lagi-lagi @jokowi blusukan bagi-bagi obat2an dan sembako ke rumah-rumah," kata Ali dikutip dari Twitter @alisyarief, Sabtu, 17 Juli 2021.


Menurut Ali, aksi blusukan Jokowi itu dianggap memalukan dan tak patut untuk dilakukan lagi.


"Ya, Tuhan...Mengapa masih melakukan hal yg memalukan ini?" sambungnya.


Dalam cuitannya itu juga Ali mempertanyakan jika aksi tersebut dilakukan oleh Jokowi, kapan masyarakat lain akan mendapatkan bantuan.


"Sisanya yg ratusan juta orang, kapan akan mendapatkan haknya?" ujarnya.


Sebelumnya, mantan Wali Kota Solo tersebut juga telah membagikan obat untuk warga yang isoman secara gratis di halaman Istana Merdeka.


"Pada awal ini kita akan membagikan 300.000 paket obat itu. Kemudian nanti minggu depan akan diteruskan untuk paket kedua 300.000 yang berikutnya," ujarnya.


"Kita harapkan dengan pembagian sembako dan juga paket obat-obatan serta vitamin dan suplemen itu masyarakat bisa lebih tenang dalam menghadapi pandemi Covid ini," tandasnya. [Democrazy/dtk]