Serang Balik BEM-BEM Jawa, BEM Unsultra: Kalian Harusnya Peka dengan Kondisi Kami di Luar Pulau Jawa, Jangan Asal Kritik Pemerintah! | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Sabtu, 03 Juli 2021

Serang Balik BEM-BEM Jawa, BEM Unsultra: Kalian Harusnya Peka dengan Kondisi Kami di Luar Pulau Jawa, Jangan Asal Kritik Pemerintah!

Serang Balik BEM-BEM Jawa, BEM Unsultra: Kalian Harusnya Peka dengan Kondisi Kami di Luar Pulau Jawa, Jangan Asal Kritik Pemerintah!

Serang-Balik-BEM-BEM-Jawa-BEM-Unsultra-Kalian-Harusnya-Peka-dengan-Kondisi-Kami-di-Luar-Pulau-Jawa-Jangan-Asal-Kritik-Pemerintah

DEMOCRAZY.ID - Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sulawesi Tenggara (BEM Unsultra), Adi Maliano mengaku kecewa atas sikap yang telah ditunjukan BEM – BEM di Pulau Jawa kepada Presiden Jokowi khususnya BEM UI.


Adi Maliano mengungkapkan bahwa statement yang menyebut Presiden Jokowi ‘The King of Lip Service’ merupakan statement yang kurang tepat.


Pasalnya, pemerintah Presiden Jokowi sedang dipusingkan dengan pandemi Covid-19 yang kini sedang melanda seantero negeri.


Belum lagi, persoalan tersebut sangat berdampak buruk terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia di era kepemimpinan Presiden Jokowi.


“Pernyataan yang dilontarkan (BEM UI) itu kurang tepat. Sekarang pemerintah Pak Presiden Jokowi sedang bekerja keras menekan Covid-19,” ucap Adi Maliano melalui siaran pers, Sabtu, 3 Juli 2021.


“Belum lagi, pemerintah Pak Presiden Jokowi sedang mengupayakan pemulihan ekonomi negara kita. Sebab itu, kita sebagai mahasiswa harus bergotong-royong membantu pemerintah,” sambungnya.


Di samping itu, Adi Maliano juga menyampaikan jika kondisi mahasiswa dan para pelajar di luar Pulau Jawa kini sedang mengalami kesulitan ketika ikut kuliah dan sekolah daring (dalam jaringan).


“Makanya, pemerintah sekarang sedang mengebut pembangunan jaringan internet ke daerah-daerah," ungkap Adi Maliano.


“Seharusnya BEM – BEM yang ada di Pulau Jawa itu peka dengan kondisi kami, jangan main kritik aja,” lanjutnya.


Lantas, Adi Maliano pun menegaskan bahwa mahasiswa itu harus dapat berperan sebagai kontrol sosial pemerintah Presiden Jokowi.


Di samping melontarkan kritik, mahasiswa juga perlu menghadirkan solusi untuk pemerintah Presiden Jokowi.


“Jangan lupa, kita sebagai mahasiswa harus tetap mengutamakan etika dan budaya ketika mengkritik pemerintah,” pungkasnya. [Democrazy/hbr]