Panglima TNI-Kapolri Bagi-bagi Sembako di Solo, Tokoh Papua: Apa Wali Kotanya Sudah Tidak Mampu? | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Minggu, 18 Juli 2021

Panglima TNI-Kapolri Bagi-bagi Sembako di Solo, Tokoh Papua: Apa Wali Kotanya Sudah Tidak Mampu?

Panglima TNI-Kapolri Bagi-bagi Sembako di Solo, Tokoh Papua: Apa Wali Kotanya Sudah Tidak Mampu?

Panglima TNI-Kapolri Bagi-bagi Sembako di Solo, Tokoh Papua: Apa Wali Kotanya Sudah Tidak Mampu?

DEMOCRAZY.ID - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kepala Polri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo membagikan bantuan sosial berupa 30.000 paket sembako kepada masyarakat yang terdampak penerapan PPKM Darurat di Kota Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu, 17 Juli 2021.


Pada acara pembagian paket sembako tersebut, tak hanya Panglima TNI dan Kapolri yang hadir, namun juga Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Ketua BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, serta Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, di Balai Kota Surakarta.


Menurut Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, selain kegiatan vaksinasi, pemerintah juga turut memikirkan masyarakat yang terdampak karena situasi PPKM Darurat seperti ini.


"Kami telah menyiapkan sebanyak bantuan sosial 1.000 paket sembako untuk dibagikan kepada masyarakat yang terdampak PPKM Darurat di Solo," katanya Minggu 18 Juli 2021.


Aksi pembagian sembako leh Panglima TNI dan Kapolri di Solo tersebut turut disoroti oleh Tokoh Papau, Christ Wamea.


Melalui akun Twitter pribadinya @PurtaWadapi, Tokoh Papua tersebut menyinggung Wali Kota Solo yang dinilainya tidak mampu melakukan hal tersebut.


“Panglima urus Solo raya. Kapolri juga urus Solo raya. Apa Walikotanya tdk mampu ya?” ujarnya dilansir dari akun Twitter @PutraWadapi pada Minggu, 18 Juli 2021.


Dalam unggahan lainnya, Christ Wamea juga mengaku heran dengan Solo, lantaran Solo menurutnya merupakan kota yang sangat diperhatikan.


“Solo paling diperhatikan ada apa ya. Klu anak tidak punya kemampuan memimpin jgn paksa nanti spt begini semua diurus pusat,” tuturnya.


Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo juga melakukan blusukan membagikan paket sembako kepada pedagang dan warga di Solo, Jawa Tengah, Jumat, 16 Juli 2021 malam, guna mempercepat penyaluran bantuan sosial PPKM Darurat dari pemerintah.


Selain membagikan paket sembako dan masker, Kapolri juga mengedukasi masyarakat tentang bahaya Covid-19, mengingatkan pentingnya disiplin protokol kesehatan dan mematuhi aturan PPKM Darurat.


Dalam blusukannya, Kapolri menyapa pedagang angkringan Kota Solo yang masih berjualan pada malam hari dan menanyakan tanggapannya soal PPKM Darurat apakah berdampak pada omzet pedagang.


Kapolri meminta para pedagang untuk bersabar dan tetap mematuhi protokol kesehatan serta menaati kebijakan PPKM Darurat agar angka Covid-19 menurun.


"Mudah-mudahan kasus Covid-19 bisa menurun biar keadaan normal lagi dan tetap patuhi protokol kesehatan, pakai masker, dan patuhi kebijakan PPKM," katanya. [Democrazy/pkr]