Luhut Sebut Covid-19 Terkendali, Ketua ProDEM: Dasar Buta Hati, Faktanya Kasus Terus Meroket & Para Nakes Kewalahan, Brengs*k! | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Senin, 12 Juli 2021

Luhut Sebut Covid-19 Terkendali, Ketua ProDEM: Dasar Buta Hati, Faktanya Kasus Terus Meroket & Para Nakes Kewalahan, Brengs*k!

Luhut Sebut Covid-19 Terkendali, Ketua ProDEM: Dasar Buta Hati, Faktanya Kasus Terus Meroket & Para Nakes Kewalahan, Brengs*k!

Luhut Sebut Covid-19 Terkendali, Ketua ProDEM: Dasar Buta Hati, Faktanya Kasus Terus Meroket & Para Nakes Kewalahan, Brengs*k!

DEMOCRAZY.ID - Ketua Umum Pro Demokrasi (Ketum Prodem), Iwan Sumule turut menanggapi pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan terkait Covid-19.


Sebelumnya, Luhut mewakili pemerintahan menyatakan, pihaknya memastikan penanganan Covid-19 masih terkendali.


Hal ini Luhut sampaikan dalam setelah rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin, 12 Juli 2021.


Bahkan Luhut sempat menantang siapa pun yang menuding pemerintah tidak bisa mengendalikan Covid-19 untuk datang menemuinya.


“Jadi kalau ada yang berbicara bahwa tidak terkendali keadannya, sangat-sangat terkendali. Jadi yang bicara tidak terkendali itu bisa datang ke saya nanti saya tunjukin ke mukanya bahwa kita terkendali,” katanya.


Koordinator PPKM ini mengakui, pemerintah memang menghadapi berbagai masalah dan tantangan dalam mengendalikan lonjakan kasus Covid-19. Namun, dia menegaskan, masalah yang muncul akan diselesaikan dengan baik oleh pemerintahan.


Luhut menjelaskan, Jokowi juga telah memberikan arahan jelas dalam setiap kebijakan terkait masalah ini.


“Dan kami sebagai pelaksananya tidak ada masalah. Semua kami putuskan secara terintegrasi. Semua kami putuskan secara terintegrasi,” jelasnya.


Menteri satu ini juga yakin, kondisi di lapangan akan membaik dalam 4 sampai 5 hari ke depan. Pernyataannya ini bedasarkan sejumlah upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah.


“Kami sepakat akan peningkatan vaksinasi dilakukan oleh TNI Polri dan dinkes, langsung ke daerah-daerah marginal. Jadi pinggiran-pinggiran kota, langsung tim akan menyuntikkan di sana dan itu saya kira bisa berjalan minggu ini,” pungkasnya.


Tanggapi pernyataan itu, Iwan Sumule mengatakan Luhut tak hanya buta hati, karena faktanya di lapangan para tenaga kerja telah kewalahan mengurus pasien Covid-19 yang terus bertambah.


Hal ini ia sampaikan melalui akun Twitter pribadi @KetumProDEMnew pada Senin, 12 Juli 2021.


“Luhuutt....Luhut....anda tampaknya tak hanya buta hati. Faktanya, faskes dan nakes kewalahan urus warga yang terpapar Covid-19. Kasus terus meroket, mayat bergelimpangan, bahkan ada kepala daerah meninggal dan tak tertampung RS di daerahnya. Brengsek!,” cuitnya. [Democrazy/sny]