Tantang Ade Armando Debat Terbuka, Delpedro Marhaen: Tugas Kami Menghadapi Orang Sejenis Ade Armando dkk | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Sabtu, 10 Juli 2021

Tantang Ade Armando Debat Terbuka, Delpedro Marhaen: Tugas Kami Menghadapi Orang Sejenis Ade Armando dkk

Tantang Ade Armando Debat Terbuka, Delpedro Marhaen: Tugas Kami Menghadapi Orang Sejenis Ade Armando dkk

Kembali Tantang Ade Armando Debat Terbuka, Delpedro Marhaen: Tugas Kami Berhadapan dengan Ade dan Sejenisnya

DEMOCRAZY.ID - Aktivis mahasiwa dari Blok Politik Pelajar, Delpedro Marhaen beberapa waktu lalu sempat membuat heboh publik. 


Pasalnya, Ia menantang Ade Armando untuk melakukan debat terbuka.


Sebelumnya, Ade Armando kembali menyinggung pengurus BEM UI mengenai kritikan yang mengatakan jika Presiden Jokowi adalah King Of Lip Service.


Ade lantas mengatakan jika cara menyerang yang dilakukan oleh BEM UI adalah cara yang tidak pintar. 


Sebagai anggota sivitas akademika UI, Ade ungkap jika cara berpikir BEM tidak beres.


Delpedro yang ketika itu diundang oleh Refly Harun dalam kanal youtubenya mengatakan, jika memang ia berinisiatif untuk mengajak Ade Armando untuk berdebat.


"Jalan ceritanya, BEM UI menaikkan postingan, setelahnya Ade bikin beberapa postingan, yang isinya menyudutkan BEM UI," ungkapnya, Sabtu (10/7/2021). 


"Tweet di screenshot oleh teman dan dikirim ke grup kita. Salah satu upaya keterbiasaan akademik dengan membuat debat terbuka, kita membudayakan sebuah budaya akademik, apalagi Ade bilang kalau postingan BEM UI materinya tidak dalam," sambungnya.


Lantaran hal tersebut yang kemudian membuat Pedro ingin mengajak Ade dalam debat terbuka sekaligus menunjukkan karya ilmiah yang dimiliki oleh Ade sebagai seorang dosen.


Pedro kemudian bersama dengan kelompoknya membuat poster debat terbuka, kemudian dikirimkan oleh Ade. 


Namun sebelum debat dilakukan, keduanya telah dipertemukan terlebih dahulu di Kompas TV.


Dalam debatnya pertama bersama Ade, Refly kemudian bertanya apakah Pedro berhasil memenangkan debat tersebut. Pedro lantas mengatakan hal mengejutkan.


"Di leg pertama, saya gak ada indikator menang ya. setelah saya kutip pernyataan tokoh, dia bilang ketika seseorang telah kalah dalam berdebat, kemudian dia akan melakukan fitnah," katanya.


"Dan setelah itu Ade melakukan fitnah kepada saya dengan mengatakan kalau saya mahasiswa DO. Mungkin dari situ teman-teman bisa simpulkan dia kalah atau menang," sambungnya.


Pedro mengatakan jika tujuannya dalam berdebat adalah sejalan dengan dibentuknya Blok Pelajar Politik, sebagai bentuk menentang rezim yang sekiranya bertentangan dengan pemikiran mereka.


Melalui Blok Pelajar Politik, ia mengatakan kepada Refly sebagai bentuk dukungan terhadap BEM UI untuk menentang mereka yang cara berpikirnya bertolak belakang.


"Biarlah BEM UI ynag berhadapan dengan rektoratnya, kita blok pelajar berhadapan dengan Ade Armando dan sejenisnya," pungkasnya. [Democrazy/fnn]