Interupsi Anggota DPR Tak Digubris Puan dkk Saat Rapat Paripurna, Padahal Cuma Minta Satu Menit Ngomong | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Selasa, 06 Juli 2021

Interupsi Anggota DPR Tak Digubris Puan dkk Saat Rapat Paripurna, Padahal Cuma Minta Satu Menit Ngomong

Interupsi Anggota DPR Tak Digubris Puan dkk Saat Rapat Paripurna, Padahal Cuma Minta Satu Menit Ngomong

Interupsi Anggota DPR Tak Digubris Puan dkk Saat Rapat Paripurna, Padahal Cuma Minta Satu Menit Ngomong

DEMOCRAZY.ID - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar rapat paripurna ke-22 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2020-2021 pada Selasa (6/7/2021). 


Biasanya, menjelang akhir rapat selalu ada kesempatan untuk anggota DPR menyampaikan pendapat dalam interupsi. 


Namun, pada rapat kali ini, interupsi anggota DPR seolah dihiraukan oleh pimpinan sidang yang dipimpin Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. 


Berdasarkan pantauan Kompas.com secara virtual, hal itu bermula ketika seorang anggota DPR yang belum diketahui namanya meminta izin interupsi kepada Dasco. 


"Izin interupsi pimpinan," ucap salah seorang anggota DPR dalam rapat paripurna, Selasa.


Pernyataan itu langsung direspons Dasco dengan mengatakan bahwa berdasarkan kesepakatan rapat, interupsi akan disampaikan pada rapat paripurna berikutnya.


Akan tetapi, anggota DPR itu tetap meminta izin kepada Dasco untuk memberikan interupsi kepadanya. 


Ia berdalih bahwa interupsi itu merupakan tuntutan masyarakat. 


"Karena ini tuntutan masyarakat pimpinan. Pimpinan, satu menit saja pimpinan," tutur anggota DPR. 


Tak menggubris hal tersebut, Dasco tetap melanjutkan pembicaraannya terkait laporan Badan Anggaran (Banggar) DPR dalam hasil pembahasan RAPBN dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022. 


"Terima kasih kepada Wakil Ketua Banggar yang telah menyampaikan laporan hasil pembahasan RAPBN dan RKP tahun 2022. Kami mengapresiasi kehadiran secara virtual saudari Menteri Keuangan dan Saudara Menteri PPN telah mengikuti laporan Banggar tersebut. Selanjutnya, laporan akan menjadi pedoman dalam penyusunan RAPBN 2022," ucap Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu.


Selanjutnya, Dasco mempersilakan Ketua DPR Puan Maharani untuk menyampaikan pernyataan penutup rapat paripurna. 


Tak sampai di situ, muncul kembali suara anggota DPR yang sebelumnya meminta izin adanya interupsi rapat. Kali ini, anggota DPR itu memperkenalkan diri sebagai seorang anggota DPR bernama Sartono. 


"Izin pimpinan, Sartono pimpinan," kata anggota DPR itu. 


Namun, sekali lagi permintaan itu dihiraukan oleh pimpinan DPR dan rapat paripurna berlanjut dengan pernyataan penutup oleh Puan Maharani. [Democrazy/kdt]