Gelar Hajatan & Jogetan saat PPKM Darurat, Lurah Pancoran Mas Justru Beri Pengakuan Mengejutkan | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Selasa, 06 Juli 2021

Gelar Hajatan & Jogetan saat PPKM Darurat, Lurah Pancoran Mas Justru Beri Pengakuan Mengejutkan

Gelar Hajatan & Jogetan saat PPKM Darurat, Lurah Pancoran Mas Justru Beri Pengakuan Mengejutkan

Gelar Hajatan & Jogetan saat PPKM Darurat, Lurah Pancoran Mas Justru Beri Pengakuan Mengejutkan

DEMOCRAZY.ID - Lurah Pancoran Mas, Kota Depok, Suganda menjadi sorotan karena menggelar hajatan di tengah aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. 


Bahkan, video Suganda yang asyik berjoget pun menjadi viral di media sosial.


Mendapat reaksi keras di masyarakat, Suganda pun angkat bicara perihal resepsi pernikahan yang menghebohkan tersebut. 


Pasalnya, kasus harian Covid-19 di Kota Depok semakin melonjak.


Suganda menuturkan, acara tersebut sudah sesuai protokol kesehatan dengan membatasi tamu yang hadir. 


Terkait joget yang menghebohkan media sosial, bahwa itu adalah bagian dari tradisi keluarga besannya yang ingin berpamitan pulang. 


Tradisi joget di video tersebut berasal dari Nias yakni tradisi Maena. 


Saat itu, sekitar pukul 14.30 WIB keluarga besan berpamitan hendak pulang.


“Dia (keluarga besan) mau pamitan pulang, mengucapkan terima kasih dan kegembiraannya kepada kedua mempelai, itu ada yang namanya tradisi Maena," ujar Suganda dalam keterangan video, yang dikutip Selasa (6/7/2021).


Menurutnya, Tarian itu hanya berlangsung sekitat 7 menit. 


Tarian itu sebagai simbol ucapan salam hendak pulang. 


“Kayak sayonara, kami mau pulang, mau pamitan, tidak bisa salaman satu per satu. Itu tradisi di sana," tandasnya.


Hajatan yang digelar Lurah Pancoran Mas di tengah pandemi viral di media sosial hingga dibubarkan oleh Satpol PP Depok. 


Satgas Covid-19 setempat juga memeriksa lurah dan pelaksana hajatan terkait pelanggaran protokol kesehatan.


Polres Metro Depok juga menyelidiki acara pernikahan yang diselenggarakan Lurah Pancoran Mas, Suganda pada hari pertama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. [Democrazy/kza]