Gak Terima Dikatain Hama Demokrasi, Ferdinand: Buzzer Itu Kan Bagian dari Demokrasi! | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Sabtu, 03 Juli 2021

Gak Terima Dikatain Hama Demokrasi, Ferdinand: Buzzer Itu Kan Bagian dari Demokrasi!

Gak Terima Dikatain Hama Demokrasi, Ferdinand: Buzzer Itu Kan Bagian dari Demokrasi!

Gak-Terima-Dikatain-Hama-Demokrasi-Ferdinand-Buzzer-Itu-Kan-Bagian-dari-Demokrasi

DEMOCRAZY.ID - Eks politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menanggapi berita terkait perkataan mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah yang mengatakan bahwa buzzer merupakan hama demokrasi.


Ferdinand mengatakan bahwa sesungguhnya buzzer merupakan bagian dari demokrasi itu sendiri.


Hal itu disampaikan oleh Ferdinand lantaran menurutnya, buzzer merupakan lidah yang menyampaikan sebuah opini.


Mantan politikus Partai Demokrat itu menegaskan bahwa kebebasan berpendapat diatur dalam undang-undang.


Hal tersebut diutarakan oleh Ferdinand melalui cuitan di Twitter dengan nama akun @FerdinandHaean3 pada Sabtu, 3 Juli 2021.


"Sesungguhnya buzzer itu adalah bagian dari Demokrasi," cuit Ferdinand seperti dikutip oleh terkini.id.


"Buzzer adalah lidah dan mulut yg menyampaikan opini, fakta dan pendapat di ruang demokrasi dan itu dijamin konstitusi ttg kebebasan," sambungnya.


Bahkan, Ferdinand menyindir bahwa sesungguhnya yang menjadi hama demokrasi adalah orang kotor yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan mengaku dirinya bersih.


"Hama demokrasi itu adlh org kotor merasa bersih sprt yg gagal TWK," tutup Ferdinand.


Seperti yang terlihat, Ferdinand menuliskan cuitannya sembari membagikan sebuah berita yang bertajuk 'Ferbi Diansyah: Ruang Publik Kotor Gegara Buzzer sebagai Hama Demokrasi'.


Menurut penelusuran terkini.id melansir suaradotcom, Febri mengatakan bahwa ruang publik menjadi kotor lantaran banyaknya buzzer dengan berbagai motif tersebar di media sosial.


Febri pun menjelaskan bahwa dari berbagai macam kelompok buzzer, ada dengan motif ekonomi, ideologis, politik, sampai ke perasaan. [Democrazy/gre]