Erick Thohir Ajak Publik Sumbang Vitamin Bagi Nakes, PD: Ngajakin Rakyat Nyumbang, Eh Uangnya Dipakai Bayar Buzzer | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Rabu, 07 Juli 2021

Erick Thohir Ajak Publik Sumbang Vitamin Bagi Nakes, PD: Ngajakin Rakyat Nyumbang, Eh Uangnya Dipakai Bayar Buzzer

Erick Thohir Ajak Publik Sumbang Vitamin Bagi Nakes, PD: Ngajakin Rakyat Nyumbang, Eh Uangnya Dipakai Bayar Buzzer

Erick Thohir Ajak Publik Sumbang Vitamin Bagi Nakes, PD: Ngajakin Rakyat Nyumbang, Eh Uangnya Dipakai Bayar Buzzer

DEMOCRAZY.ID - Pemerintah melalui Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengajak masyarakat dalam kondisi pandemi Covid-19 untuk menyumbang vitamin dan suplemen untuk para tenaga kesehatan (nakes).


Terlebih, gotong royong memang merupakan ciri khas dari bangsa Indonesia yang selama ini tetap dijaga.


“Ayo kita menyumbang vitamin dan suplemen sebagai bukti cinta atas dedikasi dengan taruhan nyawa yang telah diberikan para nakes dalam berjuang menyelamatkan para pasien covid-19,” kata Erick dalam keterangan tertulis, Selasa, 6 Juli 2021.


Erick menjelaskan, nakes sudah setahun bahkan lebih menjadi barisan paling depan dalam melawan pandemi wabah tersebut.


Oleh karena itu, masyarakat juga dirasa perlu ikut andil dalam menjaga kesehatan dokter, perawat, hingga sopir ambulans, serta nakes lainnya.


Ketika berkunjung ke sejumlah apotek Kimia Farma di Jakarta, Erick mengingatkan bahwa vitamin dan suplemen dapat menjadi pelindung tambahan bagi nakes saat bertugas merawat pasien yang terjangkit Covid-19.


PT Kimia Farma Tbk juga merupakan salah satu BUMN yang memfasilitasi sumbangan suplemen dan vitamin untuk nakes.


Selama bulan Juli-Agustus, perusahaan memfasilitasi pengiriman paket pertama ke Kudus (Jawa Tengah) dan Surabaya (Jawa Timur). Paket itu berisi vitamin C, D3, Zinc, serta immune booster.


Direktur Utama Kimia Farma Apotek, Nurtjahjo Walujo Wibowo menuturkan, perusahaannya sadar akan kepentingan nakes bagi masyarakat terlebih saat masa pandemi.


“Kami sadar, keberadaan para nakes sangat penting bagi masyarakat terlebih di masa pandemi seperti sekarang,” katanya dalam keterangan yang sama.


Menanggapi ajakan dari Menteri BUMN, politikus Partai Demokrat, Yan Harahap menduga sumbangan rakyat akan digunakan untuk membayar gaji para komisaris di Indonesia.


Hal ini ia sampaikan melalui akun Twitter pribadinya @YanHarahap pada Rabu, 7 Juli 2021.


“Rakyat diajak nyumbang, ‘uang rakyat’ dipakai buat bayar buzzer yg jadi komisaris,” tulisnya. [Democrazy/smt]