Elite PDIP Menilai Usulan Gedung DPR Jadi RS Darurat Hanya Dramatisasi & Retorika Politik Belaka | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Sabtu, 10 Juli 2021

Elite PDIP Menilai Usulan Gedung DPR Jadi RS Darurat Hanya Dramatisasi & Retorika Politik Belaka

Elite PDIP Menilai Usulan Gedung DPR Jadi RS Darurat Hanya Dramatisasi & Retorika Politik Belaka

Elite PDIP Menilai Usulan Gedung DPR Jadi RS Darurat Hanya Dramatisasi & Retorika Politik Belaka

DEMOCRAZY.ID - Fraksi Partai Demokrat DPR mengusulkan halaman dan gedung DPR dijadikan RS Darurat COVID-19. 


Politikus senior PDIP Hendrawan Supratikno justru menilai usulan itu hanya dramatisasi dan retorika politik belaka.


"Saya lihat yang disampaikan lebih sebagai insting dramatisasi retorika politik," kata Hendrawan kepada wartawan, Jumat (9/7/2021).


Hendrawan menyebut usulan legislator PD Benny K Harman hanya dramatisasi dan retorika politik bukan tanpa alasan. 


Sebab, kata dia, jika usulan itu serius Benny bisa langsung menyampaikan ke Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Agung Budi Santoso yang tak lain juga merupakan anggota PD.


"BKH (Benny K Harman) harusnya kontak Ketua BURT yang adalah anggota PD. Jika usul tersebut realistis pasti dilanjutkan dengan rapat-rapat pembahasan. Itu kalau serius," ucapnya.


"Kalau hanya iseng, nanti ada yang usul bagaimana bila kantor-kantor DPP dan pusat-pusat pengkaderan parpol jadi penampungan pasien Covid-19," tambahnya.


Dia meminta Benny menyertakan data dan perhitungan akurat terkait biaya serta kemudahan proses konversinya saat menyampaikan usulan. 


Menurutnya, memberdayakan dan memperbesar daya tampung rumah sakit, memanfaatkan gedung yang rendah manfaat serta membuat tenda-tenda di lapangan terbuka akan lebih efektif-efisien dalam penyediaan tempat perawatan pasien Covid-19.


"BKH sebagai Waketum PD bisa menugaskan anak buahnya untuk menghitungnya," ujarnya.


Anggota DPR Fraksi Partai Demokrat, Benny K Harman, mengusulkan gedung MPR/DPR dijadikan rumah sakit darurat COVID-19. 


Usulan ini disebutnya bisa diambil jika rumah sakit sudah penuh dan pasien terlantar.


"Kalo memang rumah sakit sudah penuh sehingga banyak pasien Covid terlantar dan harus tunggu antri berjam-jam, sebaiknya halaman dan gedung DPR/MPR dijadikan rumah sakit darurat. Untuk keselamatan rakyat, keselamatan dan kesembuhan pasien Covid. Ada pendapat lain?" kata Benny Harman di Twitter.


Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat, Andi Arief, menegaskan sikap Benny adalah sikap Fraksi Partai Demokrat. 


Dia berharap partai lain menyetujui usulan Demokrat menjadikan gedung DPR sebagai RS darurat COVID.


"Fraksi Partai Demokrat mempersilakan halaman dan gedung DPR/MPR dijadikan rumah sakit darurat penanganan COVID. DPP Partai Demokrat mendukung upaya ini. Mudah-mudahan partai lain juga setuju," kata Andi Arief. [Democrazy/dku]