Dulu Kritik Jokowi Habis-habisan, Kini Faldo Maldini Diangkat Jadi Stafsus Mensesneg | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Jumat, 16 Juli 2021

Dulu Kritik Jokowi Habis-habisan, Kini Faldo Maldini Diangkat Jadi Stafsus Mensesneg

Dulu Kritik Jokowi Habis-habisan, Kini Faldo Maldini Diangkat Jadi Stafsus Mensesneg

Dulu Kritik Jokowi Habis-habisan, Kini Faldo Maldini Diangkat Jadi Stafsus Mensesneg

DEMOCRAZY.ID - Eks Politikus Partai Amanat Nasional dikabarkan (PAN) Faldo Maldini dikabarkan telah diangkat menjadi staf khusus (Stafsus) Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg).


Kabar tersbut sebelumnya disampaikan oleh pegiat media sosial Denny Siregar dalam cuitannya dan menjadi buah bibir waragnet di Twitter.


"Salah satu crew @cokro_tv host @faldoMaldini diangkat jadi stafsus Mensesneg. Dengan jabatan baru ini maka Faldo akan cuti dari Cokro TV supaya tidak ada conflict of interest. Ini keputusan bersama. Selamat bertugas bro. Ingat jabatan itu bukan peluang. Itu amanah," tulisnya dikutip Jumat, 16 Juli 2021.


Mendengar kabar tersebut, sebagian warganet ramai-ramai memberikan tanggapan dan mengungkit Faldo Maldini yang sebelumnya rajin mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi).


Tokoh NU, Umar Hasibuan atau Gus Umar adalah salah satu yang memberikan komentar usai Faldo Maldini dikabarkan diangkat menjadi Stafsus Mensesneg.


"Finally, usaha belain pemerintah gak sia-sia juga. Faldo jadi stafsus mensesneg," cuit Gus Umar melalui Twitternya Jumat, 16 Juli 2021.


Dalam cuitannya yang lain bahkan ia menyinggung eks politikus PDIP Ruhut Sitompul. 


Ia mengaku kasihan dengan Ruhut yang selama ini mendukung Presiden Jokowi justru Faldo Maldini yang dapat jabatan.


"Kasihan Ruhut Sitompul padahal dia duluan yang dukung Jokowi dari si Faldo tapi Faldo duluan yang dapat jabatan," kata Gus Umar.


Informasi diangkatnya Faldo Maldini yang juga menjabat juru bicara PSI itu menjadi sorotan karena sebelumnya Faldo memang kerap vokal mengkritik pemerintah, terlebih saat Faldo masih bernaung di bawah PAN.


Bahkan, lima hari yang lalu sebelum dikabarkan jadi staf khusus Mensesneg, lima hari sebelumnya lewat unggahan sindiran di akun Instagramnya, Faldo Maldini sempat berucap soal Bismillah Komisaris.


Pernyataan itu muncul ketika ia membuat sebuah konten soal sindiran mengenai varian tukang kritik politik.


"Ada tiga varian tukang kritik politik, varian pengamat bakal calon menteri: Pertumbuhan ekonomi kita melambat di kuartal ketiga, stimulus lewat insentif langsung harus naik 20 persen sampai 50 persen per milimeter per centimeter,"


"Kedua varian filsuf melayang mengudara: Negara sedang panik ada dalil demokrasi yang tidak sempat diucapkan dekorasi juga. Ketiga varian prasejarah, bismillah komisaris, buzzerRp, cebong, penjilat. Ada varian baru? kamu termasuk yang mana?" ucapnya. [Democrazy/jth]