Diprotes Rakyat Gegara Hobi Kerja Sama dengan China, Opung Luhut: Emangnya Kita Bego Apa? Ini Kita Lagi Usaha Cari Untung! | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Selasa, 06 Juli 2021

Diprotes Rakyat Gegara Hobi Kerja Sama dengan China, Opung Luhut: Emangnya Kita Bego Apa? Ini Kita Lagi Usaha Cari Untung!

Diprotes Rakyat Gegara Hobi Kerja Sama dengan China, Opung Luhut: Emangnya Kita Bego Apa? Ini Kita Lagi Usaha Cari Untung!

Diprotes Rakyat Gegara Hobi Kerja Sama dengan China, Opung Luhut: Emangnya Kita Bego Apa? Ini Kita Lagi Usaha Cari Untung!

DEMOCRAZY.ID - China menjadi salah satu negara di benua Asia, yang paling banyak melakukan kerja sama dengan Indonesia.


Di masa pandemi seperti sekarang ini, Pemerintah Indonesia telah bekerja sama terkait vaksin Covid-19.


Hingga saat ini China telah mengirimkan vaksin Covid-19 dalam tujuh tahap pengiriman.


Total vaksin Covid-19 yang dipasok China untuk Indonesia mencapai 53,5 juta vaksin, per Maret 2021.


Selain kerja sama soal vaksin Covid-19, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, juga membuka keran kerjasama dengan China dengan sangat lebar.


Hal itu sering menjadi sorotan masyarakat, tak sedikit yang menyayangkan aksi pemerintah yang sering bekerja sama dengan China.


Luhut pun kerap dicerca masyarakat, lantaran hobi membuka keran kerja sama dengan China.


Menanggapi hal itu, Luhut menjawabnya dengan sangat santai, saat diundang di podcast Deddy Corbuzier, yang diunggah di YouTube pada Selasa, 6 Juli 2021 ini.


Saat ditanya Deddy Corbuzier soal alasan Luhut mau bekerja sama dengan China, Luhut mengaku negara harus mencari keuntungan.


"Berarti di dalam masa pandemi, banyak mafia yang diuntungkan dong ya?" tanya Deddy, dikutip dari YouTube Deddy Corbuzier pada Selasa, 6 Juli 2021.


"Iya, makannya kita mau semua obat itu dibuat di Indonesia, meski harus impor bahan baku dari China," ujar Luhut.


Selanjutnya, Luhut mengatakan jika China melakukan kerja sama tentu tak mau mengalami rugi.


Sehingga Indonesia harus memberikan imbal balik setimpal dengan kerja sama yang dilakukan.


"Semua itu kan harus give and take, harus ada barter," kata Luhut menambahkan.


Saat disinggung Deddy soal citra Luhut yang sangat melekat dengan China, sang Menko Marves hanya tertawa dan menjawabnya dengan santai.


"Kan kalau ngomongin China pasti Pak Luhut terus," ujar Deddy.


"Ded, emang kita bego apa? Saya dengan segudang pengalaman gini, kita harus cari untung lebih banyak dong," kata Luhut.


Menurut Luhut, Indonesia tidak bisa membuat produk jika industri belum terbentuk.


Oleh karena itu, Indonesia tetap harus menjalin kerja sama dengan negara-negara maju, yang sudah memiliki beragam industri. [Democrazy/ask]