Delpedro Marhaen Bantah Tudingan Jadi Provokator 'Jokowi End Game': Gak Ada Kaitan, Tapi Kuncinya Itu 3M 'Malu-Maaf-Mundur'! | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Jumat, 23 Juli 2021

Delpedro Marhaen Bantah Tudingan Jadi Provokator 'Jokowi End Game': Gak Ada Kaitan, Tapi Kuncinya Itu 3M 'Malu-Maaf-Mundur'!

Delpedro Marhaen Bantah Tudingan Jadi Provokator 'Jokowi End Game': Gak Ada Kaitan, Tapi Kuncinya Itu 3M 'Malu-Maaf-Mundur'!

Delpedro Marhaen Bantah Tudingan Jadi Provokator 'Jokowi End Game': Gak Ada Kaitan, Tapi Kuncinya Itu 3M 'Malu-Maaf-Mundur'!

DEMOCRAZY.ID - Baru-baru ini, Delpedro Marhaen dari Blok Politik Pelajar, dituding sebagai provokator atas aksi nasional ‘Jokowi End Game’.


Bahkan kini poster yang berisi tuduhan tersebut tersebar luas di media sosial Twitter dengan tagar ‘BonekaKontras’.


Namun, Delpedro membantah tudingan tersebut dan mengaku tidak tahu siapa yang memulai seruan aksi massa itu. Ia mengklaim tak ada kaitan dengan dirinya.


“Soal poster Jokowi End Game saya tidak ada kaitan dan tidak tahu siapa inisiatornya,” ungkapnya, pada Jumat, 23 Juli 2021.


“Tapi, untuk tanggal 24 Juli 2021 jika ditanya akan ada aksi atau tidak? Iya akan ada. Itu tidak bisa dihindarkan akan terjadi karena kita tahu warga sedang marah dengan situasi belakangan ini.”


Menurutnya, tidak bisa dihindarkan jikalau warga secara sporadis mewacanakan aksi Jokowi End Game.


Baginya, itu merupakan hak mereka untuk meminta Presiden Joko Widodo alias Jokowi mundur dari jabatan.


Delpedro sendiri juga berpendapat bahwa Jokowi memang harus lengser dengan kunci ‘3M’ karena banyak yang sudah kehilangan kepercayaannya.


“Kuncinya 3M: Malu, Maaf, dan Mundur. Ia harus mengakui kegagalannya dalam menjalankan pemerintahan, baik dari segala aspek, demokrasi, ekonomi, hukum, hak asasi manusia, dan penanganan pandemi,” bebernya.


“Setelah mengakuinya, ya, minta maaf. Kemudian dengan bijak ia mundur dari jabatannya.”


Sebelumnya, beredar di media sosial poster seruan aksi massa yang menolak PPKM dan sekaligus menurunkan Presiden Jokowi di media massa.


Dalam poster yang tersebar, para pengemudi ojek online beserta masyarakat diharapkan turun ke lapangan untuk menolak penerapan PPKM.


Massa disebut akan melakukan long march dari Glodok menuju Istana Negara, yang mana akan digelar Sabtu besok, 24 Juli 2021.


Hingga saat berita ini ditulis, belum diketahui siapa pelaksana aksi demo dengan tajuk ‘Jokowi End Game’ tersebut.


Namun, poster itu menyertakan logo beberapa aplikator ojek online serta aliansi mahasiswa dan persatuan pedagang sebagai peserta aksi.


Di sisi lain, seorang sopir ojek online dalam pertemuan dengan Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran, menyebut seruan demo itu adalah hoaks. [Democrazy/trk]