Ungkap Alasan Sulit Melacak Keberadaan Harun Masiku, Polri: Dia Gak Pakai Hape, Jadi Susah Dilacak! | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Senin, 07 Juni 2021

Ungkap Alasan Sulit Melacak Keberadaan Harun Masiku, Polri: Dia Gak Pakai Hape, Jadi Susah Dilacak!

Ungkap Alasan Sulit Melacak Keberadaan Harun Masiku, Polri: Dia Gak Pakai Hape, Jadi Susah Dilacak!

Ungkap Alasan Sulit Melacak Keberadaan Harun Masiku, Polri: Dia Gak Pakai Hape, Jadi Susah Dilacak!

DEMOCRAZY.ID - Polri mengaku masih kesulitan menemukan keberadaan calon anggota legislatif Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Harun Masiku. 


Keberadaan Harun sulit diketahui karena tidak menggunakan handphone (HP). 


Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, pihaknya terus membantu KPK dalam mencari keberadaan Harun Masiku. 


Hingga saat ini, kasus terus didalami namun masih belum diketahu keberadaanya.


"(Di luar Negeri) Saya belum bisa jawab," kata Rusdi di Mabes Polri, Senin (7/6/2021).


Dia mengklaim telah melakukan pelacakan terhadap HP dan sejumlah transaksi yang dilakukan buronan Harun Masiku. 


Namun, hingga saat ini belum diketahui karena Harun tak menggunakan HP. 


"Kalau handphone enggak dia pakai segala macam kan, jadi gak bisa (kelacak) juga," jelasnya.


KPK telah menetapkan mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan sebagai tersangka penerima suap terkait penetapan anggota DPR-RI Terpilih tahun 2019-2024. 


KPK juga menetapkan tiga orang lainnya sebagai tersangka yakni sebagai penerima mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu yang juga orang kepercayaan Wahyu yakni Agustiani Tio Fridelina, dan sebagai pihak pemberi mantan Caleg dari PDIP Harun Masiku dan pihak swasta Saeful.


Dalam kasus ini, Wahyu meminta uang dari Harun Masiku sebesar Rp900 juta sebagai syarat ditetapkan KPU sebagai anggota DPR, untuk menggantikan caleg terpilih dari PDIP atas nama Nazarudin Kiemas yang meninggal pada Maret 2019. [Democrazy/okz]