Setuju Ucapan Mahfud MD Soal Korupsi Menggila, Rocky Gerung: Tapi Dia Cuma Ngoceh Doang, Gak Ada Aksi! | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Selasa, 08 Juni 2021

Setuju Ucapan Mahfud MD Soal Korupsi Menggila, Rocky Gerung: Tapi Dia Cuma Ngoceh Doang, Gak Ada Aksi!

Setuju Ucapan Mahfud MD Soal Korupsi Menggila, Rocky Gerung: Tapi Dia Cuma Ngoceh Doang, Gak Ada Aksi!

Setuju-Ucapan-Mahfud-MD-Soal-Korupsi-Menggila-Rocky-Gerung-Tapi-Dia-Cuma-Ngoceh-Doang-Gak-Ada-Aksi

DEMOCRAZY.ID - Perjalanan demokrasi di Indonesia dinilai justru memburuk belakangan ini. 


Ada gejala otoritarianisme yang dirasakan sebagian kalangan masyarakat, khususnya dalam kebebasan berpendapat. 


Hal ini membuat banyak orang lalu berpikir praktis dengan menginginkan kembalinya era masa lalu yang dianggap lebih baik dibandingkan kondisi saat ini.


Aktivis sosial politik Rocky Gerung menilai wajar cara berpikir praktis masyarakat dianggapnya frustrasi terhadap demokrasi.


“Nah, orang seperti Mahfud MD seharusnya paham soal ini bahwa kalau masyarakat frustrasi dengan demokrasi, maka mereka akan bilang, oke mari kita kembali dipimpin kalangan otoriter,” ujar dia dalam video terbaru di saluran youtube Rocky Gerung Official, Selasa (8/6/2021).


Sayang sekali, lanjut Rocky, Mahfud yang notabene aktivis demokrasi tidak bisa berbuat banyak untuk memperbaiki kualitas demokrasi. 


Dia mengkritik Mahfud yang hanya bicara dan curhat pada posisi yang memungkinkannya berbuat lebih besar.


”Mahfud ngoceh-ngoceh doang, seolah-olah curhat bahwa tahu korupsi merajalela, lebih gede dari Orde Baru. Memang iya, tapi dia tidak berbuat apa-apa," ujar Rocky.


Menko Polhukam Mahfud MD memang mengungkapkan praktik korupsi di era Reformasi dewasa ini lebih berbahaya dibandingkan saat Orde Baru (Orba). 


"Karena kenyataannya sekarang ini saja sekarang ni hari ini, korupsi itu jauh lebih gila dari zaman Orde Baru," kata Mahfud saat menjadi pembicara di acara dialog dengan akademisi Universitas Gajah Mada (UGM) serta Pimpinan PTN/PTS Provinsi Yogyakarta, Sabtu (5/6/2021).


Menurut Rocky, Mahfud semestinya bisa berbuat lebih banyak dan lebih besar ketimbang curhat kepada masyarakat. 


”Buat apa memberitahukan sesuatu yang seharusnya menjadi tugas dia kan? Semestinya Mahfud datang konferensi pers lalu ngomong saya sudah punya resep baru untuk memberantas korupsi," kata Rocky.


Bila tidak juga diselesaikan, Rocky meyakini korupsi akan membunuh demokrasi. 


Sebab korupsi telah membuka celah jalan bagi konsolidasi oligarki. 


Sebagai gantinya, otoritarianisme akan kembali. [Democrazy/sdn]