Sadar Tak Sanggup Pimpin Indonesia Lebih Lama Lagi, Jokowi: Saya Ini Sudah Jadul, Sudah Usang! | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Selasa, 08 Juni 2021

Sadar Tak Sanggup Pimpin Indonesia Lebih Lama Lagi, Jokowi: Saya Ini Sudah Jadul, Sudah Usang!

Sadar Tak Sanggup Pimpin Indonesia Lebih Lama Lagi, Jokowi: Saya Ini Sudah Jadul, Sudah Usang!

Sadar-Tak-Sanggup-Pimpin-Indonesia-Lebih-Lama-Lagi-Jokowi-Saya-Ini-Sudah-Jadul-Sudah-Usang

DEMOCRAZY.ID - Setelah padam cukup lama, wacana jabatan tiga periode kembali ramai dan tersiar di sejumlah media sosial. 


Namun, menanggapi hal tersebut, Presiden Jokowi lagi-lagi mengaku tak berminat. Lantas, mengapa gerangan?


Saat menggelar pertemuan dengan pimpinan redaksi dari berbagai media nasional, Presiden Jokowi mengatakan, ada sejumlah alasan yang membuatnya mustahil menjabat tiga periode. 


Selain tak sesuai undang-undang, menurutnya banyak kandidat muda lain yang lebih potensial.


Bahkan, mantan Gubernur DKI Jakarta itu sampai mengatakan, dia sudah terlalu tua untuk melanjutkan jabatannya ke periode ketiga.


“Mau berapa kali saya bilang, saya pernah ngomong apa? Itu (tidak sesuai dengan UU). Apa lagi? (menampar muka sendiri), yang muda-muda dan pintar-pintar kan banyak. Saya ini udah jadul dan usang,” ujar Jokowi di Istana Merdeka, Selasa 8 Juni 2021.


Patut diakui, hasil survei menunjukkan, kinerja Jokowi sebagai pemimpin negara membuat mayoritas rakyat puas. 


Itulah mengapa, muncul analisis dirinya bakal maju ke periode ketiga.


Namun, tanpa mengurangi rasa hormat terhadap pendukungnya, dia tak berniat melakukan hal tersebut. 


Sebab, menurutnya, dua periode sudah cukup. Dia hanya perlu menuntaskannya hingga akhir.


“Harus gimana lagi ngomongnya? Maunya ini saya ngomongnya gimana lagi?” tanya Jokowi sambil menggelengkan kepalanya.


PDIP Dorong Jokowi Lanjut Tiga Periode


Melalui diskusi virtual yang digelar baru-baru ini, politisi PDIP Effendi Simbolon  mengatakan, mengulur masa jabatan presiden merupakan rencana yang masuk akal. 


Apalagi, menurutnya, peran Jokowi terhadap kemajuan bangsa tak perlu diragukan lagi.


“Itu (3 periode) realistis, karena zaman Bung Karno lebih dari 2 periode, Soeharto lebih dari 2 periode,” tutur Effendi.


“Katakan saat ini atau mewacanakan untuk tiga periode, dan di situ berpeluang kembali untuk meneruskan kepemimpinan Pak Jokowi. Saya kira hal baik juga,” lanjutnya.


Lebih jauh, dia mengklaim, mayoritas fraksi di DPR RI kemungkinan besar setuju seandainya Jokowi kembali menjabat presiden di periode berikutnya. 


Sebab, menurutnya, ketimbang dipimpin kandidat lain yang belum teruji, lebih baik memperpanjang jabatan sosok yang jelas-jelas memahami permasalahan bangsa.


“Pengamatan saya teman-teman partai di line juga setuju, pengamatan saya tidak mengklaim. Karena umumnya enak dan nyaman, tinggal konstituen masyarakat melihat.”


“Daripada harus mencari figur baru, coba-coba. Ya presiden ini aja kita teruskan. Ini yang kami rasakan juga, baik di Senayan maupun kehidupan sehari-hari,” kata Effendi. [Democrazy/hps]