Ditanya Lebih Baik Jokowi atau Donald Trump, Ini Jawaban Mengejutkan Rocky Gerung | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Kamis, 03 Juni 2021

Ditanya Lebih Baik Jokowi atau Donald Trump, Ini Jawaban Mengejutkan Rocky Gerung

Ditanya Lebih Baik Jokowi atau Donald Trump, Ini Jawaban Mengejutkan Rocky Gerung

Rocky-Gerung-Sebut-Jokowi-Lebih-Baik-daripada-Donald-Trump-Ini-Alasannya

DEMOCRAZY.ID - Aktivis Pro Demokrasi (ProDem), Adam Hutabarat turut menyoroti sikap yang kerap ditunjukkan Rocky Gerung di hadapan publik.


Pria yang akrab disapa Don Adam ini menyebut salah satu alasan terbesar Rocky Gerung tidak menggunakan akun Twitter pribadinya karena pengorbanan besarnya kepada Sri Mulyani.


"Ada yang bilang salah satu alasan besar Rocky Gerung tidak main Twitter karena pengorbanan kepada seorang sahabat yakni Sri Mulyani," ucap Don Adam melalui kanal Youtube Don Adam Channel, seperti dikutip pada Kamis, 3 Juni 2021.


Menurut Don Adam, Rocky kerap dimintai pendapatnya oleh para pengikut akun Twitternya perihal Sri Mulyani.


"Itu persepsi yang absurd. Twitter saya tuh dirampok bukan karena gak mau main Twitter. Mungkin mereka ingin saya tidak punya waktu untuk berhubungan dengan orang lain termasuk Sri Mulyani," ujar Rocky.


"Presiden Jokowi adalah presiden terlemah yang pernah dimiliki Indonesia, sikap anda?," tanya Don kepada Rocky.


Rocky menyebut jika Presiden Jokowi merupakan presiden terlemah yang pernah dimiliki Indonesia.


"Lebih dari setuju," jawab pengamat politik ini.


"Trump dan Jokowi, mana yang lebih baik?," tanya Don.


Menurutnya, Presiden Jokowi merupakan sosok presiden yang jauh lebih baik daripada eks Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.


Hal tersebut kata Rocky, disebabkan karena kebijakan yang ditetapkan Presiden Jokowi itu lebih mudah diprediksi ketimbang Donald Trump.


'Lebih baik Jokowi. Kenapa? Jokowi itu lebih mudah untuk kita prediksi karena kesederhanaannya," jawab Rocky.


Menurutnya, kebijakan yang ditetapkan Donald Trump itu tergolong ke dalam kebijakan yang sulit untuk diprediksi karena pemikiran para penasehatnya yang rumit.


"Kalo Trump itu rumit karena penasehat-penasehatnya rumit juga. Kalo Jokowi penasehatnya sederhana semua," ungkapnya.


Maka dari itu, Rocky menegaskan bahwa Presiden Jokowi itu sosok presiden yang lebih baik daripada Donald Trump, apabila disorot dari kinerja para penasehatnya.


"Jadi lebih baik memprediksi Jokowi daripada Trump,” pungkasnya. [Democrazy/gmd]