PPnBM 'Mati', PPN Sembako 'Hidup', Rocky Gerung: Cara Biadab untuk Pertahankan Peradaban! | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Jumat, 11 Juni 2021

PPnBM 'Mati', PPN Sembako 'Hidup', Rocky Gerung: Cara Biadab untuk Pertahankan Peradaban!

PPnBM 'Mati', PPN Sembako 'Hidup', Rocky Gerung: Cara Biadab untuk Pertahankan Peradaban!

PPnBM-Mati-PPN-Sembako-Hidup-Rocky-Gerung-Cara-Biadab-untuk-Pertahankan-Peradaban

DEMOCRAZY.ID - Pengamat Politik, Rocky Gerung menilai keberadaan PPN Sembako disebabkan oleh ketidakfokusan Sri Mulyani dalam melakukan pekerjaan sebagai Menteri Keuangan (Menkeu).


"Sri Mulyani sialnya jadi kasir sekaligus pencari uang. Ini anehnya. Kalo Menteri Keuangan mestinya cuman cari uang aja. Dia pusing sendiri tuh. Saking pusingnya sampe dibikin kebijakan PPN sembako," ucap Rocky Gerung melalui kanal YouTube Rocky Gerung Official, Jumat, 11 Juni 2021.


Menurutnya, keberadaan PPN sembako itu secara tidak langsung membuat sebagian besar masyarakat berpikir jika Sri Mulyani itu tidak berpihak kepada rakyat.


Kemudian Rocky memaparkan sebuah teori kebijakan publik yang menyebut jika ekonomi itu terdapat dua bagian yakni bagian akumulasi dan bagian distribusi.


Teori ini dapat dilihat implementasi pada PPN sembako dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM).


"Sri Mulyani itu dianggap tidak berpihak kepada rakyat karena keberadaan PPN sembako. Kalau kita belajar sedikit soal teori kebijakan publik, ekonomi itu dibagi dua ada yang bagian akumulasi dan distribusi," paparnya.


Jika menilik pada teori tersebut, menurut Rocky, PPN sembako tergolong ke dalam ekonomi bagian distribusi. Sementara PPnBM tergolong ke dalam ekonomi bagian distribusi.


"PPN sembako itu termasuk ekonomi bagian distribusi. Mestinya, yang dipajakin itu kalangan akumulator. Tapi sekarang, kalangan akumulator diberi pajak nol untuk PPnBM. Ini malah bagian distribusi yang dipajakin," jelasnya.


Rocky memandang penerapan PPN sembako ini sebagai cara biadab pemerintah untuk membebani rakyat.


"Pajak itu cara biadab untuk pertahankan peradaban karena gak ada orang yang mau dipajaki. Makanya pemerintah itu biadab ngasih beban rakyat lewat PPN sembako,” tuturnya.


Walaupun begitu, Rocky menganggap bahwa rakyat sebenarnya bisa menagih langsung kepada pemerintah perihal manfaat keberadaan PPN sembako.


Pasalnya, menurut Rocky, Indonesia itu merupakan negara yang menjunjung nilai-nilai demokrasi. Di dalam kehidupan berdemokrasi itu mesti ada timbal balik antara rakyat dengan pemerintah.


"Demokrasi itu hanya bisa tumbuh kalo ada timbal balik. Makanya kalo pemerintah adakan PPN sembako, kita tagih manfaat dari hal itu. Kurangnya ajarnya, malah kita yang diperas," pungkas dia. [Democrazy/gmd]