Ditanya Kenapa Borong Saham 'Bank Konvensional' hingga Rp 80 Miliar, Ustadz Yusuf Mansur: Daripada Diambil Asing | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Selasa, 22 Juni 2021

Ditanya Kenapa Borong Saham 'Bank Konvensional' hingga Rp 80 Miliar, Ustadz Yusuf Mansur: Daripada Diambil Asing

Ditanya Kenapa Borong Saham 'Bank Konvensional' hingga Rp 80 Miliar, Ustadz Yusuf Mansur: Daripada Diambil Asing

Ditanya-Kenapa-Borong-Saham-Bank-Konvensional-hingga-Rp-80-Miliar-Ustadz-Yusuf-Mansur-Daripada-Diambil-Asing

DEMOCRAZY.ID - Ustaz Yusuf Mansur dikabarkan memborong saham PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) atau MNC Bank milik Hary Tanoesoedibjo. 


Pembelian saham emiten berkode BABP ini dilakukan secara konsorsium.


Tak tanggung-tanggung, Ustaz Yusuf Mansur mengucurkan uang sekitar Rp80 miliar untuk pembelian saham tersebut. 


Dia membeli 250 juta saham dan Pembelian saham emiten berkode BABP tersebut dilakukan secara konsorsium.


"Kerja sama peningkatan jumlah rekening nasabah MotionBanking melalui jaringan Ustaz Yusuf Mansur," demikian keterangan dari pihak Bank MNC, Senin (21/6/2021).


Aksi Ustaz Yusuf Mansur memborong saham MNC ini pun menjadi sorotan publik. 


Beberapa postingan Instagram-nya bahkan mendapat dibanjiri kritikan dari netizen. 


Keputusannya membeli saham bank konvensional dipertanyakan.


Menjawab pertanyaan netizen, Ustaz Yusuf Mansur mengatakan bahwa apa yang dilakukannya tersebut sah-sah saja. Bahkan, ia mengaku kurang borong.


"Masuk aja... syariahkan.. maaf bila manhaj dakwah saya dan kami2, beda. maafin... kurang borong malahan. Daripada diambil asing nantinya," ujar Yusuf Mansur membalas komentar seorang netizen di akun Instagram-nya, Senin (21/6/2021).


"Bismillaah aja. dan fiqh kami ga sempit2 amat. doain kami dapet hidayah lebih yaaa... asli ini... dan dapet ilmu lebih... mksh yaaa," sambungnya.


Ditanya-Kenapa-Borong-Saham-Bank-Konvensional-hingga-Rp-80-Miliar-Ustadz-Yusuf-Mansur-Daripada-Diambil-Asing

Ustaz Yusuf Mansur tampaknya berharap suatu saat bank tersebut bisa di-syariahkan.


Selain itu, banyak netizen yang menunggu penjelasan Ustaz Yusuf Mansur mengenai pembelian saham bank konvensional. [Democrazy/idz]