Breaking! Najwa Shihab Bakal Pandu Agenda Debat Direktur KPK vs Firli Bahuri | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Jumat, 04 Juni 2021

Breaking! Najwa Shihab Bakal Pandu Agenda Debat Direktur KPK vs Firli Bahuri

Breaking! Najwa Shihab Bakal Pandu Agenda Debat Direktur KPK vs Firli Bahuri

Breaking-Najwa-Shihab-Bakal-Pandu-Agenda-Debat-Direktur-KPK-vs-Firli-Bahuri

DEMOCRAZY.ID - Direktur Sosialisasi dan Kampanye (Dirsoskam) Antikorupsi KPK, Giri Suprapdiono, dikabarkan akan berdebat dengan ketua lembaga antirasuah, Firli Bahuri terkait wawasan kebangsaan.


Hal itu dibenarkan oleh Giri. Dia menyebut debat akan digelar hari ini di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Jakarta Selatan sekitar pukul 14.00 WIB, Jumat (4/6).


"(Jadi) di press room KPK," ujar Giri saat dikonfirmasi, Jumat (4/6).


Menurut dia, debat rencananya akan dipandu oleh Najwa Shihab yang hadir secara daring. 


Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Firli belum mengonfirmasi kehadiran dirinya dalam debat tersebut.


"Najwa hadir online," kata Giri.


Redaksi telah mengirim pesan singkat kepada Firli, tapi tak direspons.


Kabar mengenai adu debat antara Giri dengan Firli sebelumnya telah beredar. 


Poster acara tersebut beredar yang menampilkan foto Giri, Firli, dan Najwa. 


Namun, informasi mengenai waktu dan tempat pelaksanaan debat tak diungkap jelas.


Berdasarkan pantauan, Giri terlihat telah memasuki ruang konferens pers KPK, sekitar pukul 13.30 WIB. 


Selain Giri, Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana menyusul ikut memasuki ruangan.


Giri sebelumnya menyanggupi tantangan netizen di media sosial untuk berdebat dengan Firli. 


Cuitan akun @NephiLaxmus itu kemudian direspons mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.


"Bagaimana jika Firli vs Giri diadu one-on-one debat dan pamer track record soal Wawasan Kebangsaan di forum terbuka? @MataNajwa bisa fasilitasi," tulis akun @NephiLaxmus akhir Mei lalu.


"Dengan senang hati. Syaratnya kalau kalah, Mundur dan meletakkan jabatan. Bisa gitu gak?" jawab Giri melalui akun twitter-nya. [Democrazy/cn]