AGAMA PERISTIWA

Begini Tanggapan MUI soal Video Viral Muda-Mudi Mabuk Lecehkan Nabi Muhammad

DEMOCRAZY.ID
Juni 24, 2021
0 Komentar
Beranda
AGAMA
PERISTIWA
Begini Tanggapan MUI soal Video Viral Muda-Mudi Mabuk Lecehkan Nabi Muhammad

Begini-Tanggapan-MUI-soal-Video-Viral-Muda-Mudi-Mabuk-Lecehkan-Nabi-Muhammad

DEMOCRAZY.ID - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan sekelompok pemuda mabuk-mabukan dalam video viral di media sosial telah melecehkan agama Islam. 


Sebab sekelompok pemuda tersebut juga membuat guyonan terkait Nabi Muhammad.


Pernyataan MUI itu merespons cuplikan video berisi pemuda dan pemudi yang tengah mabuk sambil mendengarkan lagu religi. 


Dalam video tersebut juga salah satu pemuda berguyon dengan menyebut-nyebut Nabi Muhammad mabuk.


Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas menyebut guyonan tersebut seakan-akan menuduh Nabi Muhammad pernah minum minuman keras.


"Jelas lah melecehkan ajaran agama," ucap Anwar, Kamis (24/6).


"Kesannya mereka menganggap Nabi Muhammad minum minuman keras. Sementara Nabi Muhammad dalam hidupnya tidak pernah sembah berhala, tidak pernah minum minuman keras," kata Anwar.


Namun, Anwar juga menyebut guyonan tersebut ambigu. 


Ia mempertanyakan apakah dalam guyonan tersebut sekelompok pemuda itu menganggap diri mereka Nabi Muhammad.


Terkait itu ia tak mau menerka-nerka. Ia menginginkan sekelompok pemuda tersebut menjelaskan lebih lanjut maksud dari guyonan Nabi Muhammad Mabuk.


"Apakah mereka menganggap diri mereka Nabi Muhammad? Itu mungkin yang haris diklarifikasi," ucap dia.


Anwar menyesalkan ada sekelompok pemuda yang mabuk-mabukan. 


Dalam hukum Islam, perilaku mabuk-mabukan dilarang. Sebab, meminum minuman keras dapat menghilangkan akal sehat.


Selain itu, ia menyayangkan karena masa-masa muda mereka dihabiskan dengan kegiatan seperti itu. 


Ia mengatakan minum minuman keras tidak baik untuk tubuh mereka.


"Sangat disesalkan. Anak-anak muda yang punya masa depan tapi mengisi hari-harinya dengan minuman keras tentu selain melanggar ajaran agama tapi juga akan merusak diri mereka sendiri," ucap dia.


Meski begitu Anwar mengatakan perilaku sekelompok pemuda tersebut jangan dibawa ke ranah hukum. 


Ia menginginkan kasus tersebut harus diselesaikan dengan pendekatan edukatif.


"Kalau Buya menganggap ya memang salah, tapi jangan terlalu cepat lah menggunakan pendekatan security approach atau hukum," ucap dia.


Dia menginginkan pihak-pihak terkait, terutama tokoh keagamaan untuk mengedukasi sekelompok pemuda yang melakukan perilaku mabuk-mabukan itu.


Cuplikan video berisi pemuda dan pemudi yang tengah mabuk sambil mendengarkan lagu religi saat ini viral di sejumlah platform dan media sosial.


Video tersebut salah satunya disebarkan oleh akun @ndorobeii di Instagram pada Rabu (23/6). 


Dalam video tersebut terlihat juga seorang perempuan memakai baju luaran hitam mengangkat tangan seperti sedang berdoa.


Sementara itu, di sampingnya persis, seorang perempuan lain mengangkat rokok yang sudah dibakar sambil mengangkat segelas minuman anggur merah menggunakan tangan kanannya. 


Di tangan kirinya ia juga menggenggam sebotol anggul merah.


Di video itu juga terdengar celetukan dari salah satu pemuda membawa-bawa Nabi Muhammad. 


"Eh nabi Muhammad juga mabok," ucap salah satu pemuda dalam video tersebut lalu diiringi gelak tawa. [Democrazy/cn]

Penulis blog