Tak Gentar! Hamas Tantang Israel: Seranglah Sesuka Hati Kalian, Kami Selalu Siap! | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Sabtu, 15 Mei 2021

Tak Gentar! Hamas Tantang Israel: Seranglah Sesuka Hati Kalian, Kami Selalu Siap!

Tak Gentar! Hamas Tantang Israel: Seranglah Sesuka Hati Kalian, Kami Selalu Siap!

Tak-Gentar-Hamas-Tantang-Israel-Seranglah-Sesuka-Hati-Kalian-Kami-Selalu-Siap

DEMOCRAZY.ID - Hamas mengaku siap menghadapi berbagai skenario yang akan dilancarkan Israel, termasuk invasi darat. 

Tensi yang kian memanas antara Israel dan Palestina masih menjadi sorotan dunia internasional saat ini. 


Kekinian, Israel dikabarkan menambah jumlah pasukannya di perbatasan dengan Jalur Gaza.


Tensi yang kian panas, gertakan Israel dengan tambahan jumlah pasukan serta serangan yang terus dilancarkan ke Gaza, rupanya tak membuat Hamas kendor.


Bahkan, menanggapi penambahan pasukan Israel di perbatasan Gaza, Hamas justru dengan berani menantang Israel. 


Hal itu disampaikan oleh juru bicara sayap bersenjata Hamas, Abu Ubaida. Selain itu, ia juga mendesak warga Palestina untuk bangkit melawan penindasan oleh Israel.


“Seranglah kami sesuka hatimu, dari laut, darat dan udara. Kami sudah siap untuk jenis kematian Anda yang akan membuat Anda mengutuk diri sendiri,” kata Abu Ubaida dinukil laman France24, Sabtu 15 Mei 2021.


Siap Hadapi Invasi Darat


Selain menantang, Hamas juga mengaku siap kalau-kalau Israel menginvasi Jalur Gaza melalui darat. 


Seperti diketahui, sejauh ini Israel melancarkan serangan ke Gaza lewat serangan udara.


Juru bicara Hamas, Fawzi Barhum mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka siap untuk skenario apa pun dalam menanggapi kemungkinan operasi darat oleh Israel.


“Mengenai invasi darat (di Jalur Gaza), penjajah (Israel) melakukan terlalu banyak hal bodoh yang dapat mendorong mereka untuk membuat keputusan bodoh kapan pun. Kami siap untuk skenario apa pun,” kata Barhum melansir Sputniknews.


Awal Konflik Memanas


Konflik antara Israel dan Palestina memanas usai pada 8 Mei terjadi bentrokan antara militer Israel dengan warga Palestina di Yerusalem Timur.


Kerusuhan dimulai di dua wilayah sekaligus, dekat Temple Mount dan di lingkungan Syeikh Jarrah, yang dipicu oleh keputusan pengadilan Israel untuk mengusir beberapa keluarga Arab dari rumah mereka.


Tindakan Israel itu kemudian direspons oleh Hamas dengan menembakkan ratusan roket ke Tel Aviv. 


Konflik Israel dengan Jalur Gaza kemudian meningkat mulai 10 Mei.


Sejak itu, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) melaporkan bahwa lebih dari 2.000 roket telah ditembakkan dari Jalur Gaza ke wilayah Israel, dengan sekitar 350 peluncuran gagal.


Israel kemudian membalas Hamas dengan meluncurkan serangan dan menargetkan infrastruktur mereka. 


Serangan Israel ini telah menewaskan ratusan penduduk Palestina.


Melansir Redfish, Menteri Kesehatan Palestina mengatakan serangan Israel sejauh ini telah menewaskan 139 orang, termasuk 39 anak-anak dan 22 wanita. 


Jumlah ini diperkirakan masih akan terus bertambah mengingat belum redanya tensi kedua entitas itu dalam berkonflik. [Democrazy/hps]