Soal Ucapan Kontroversial "Otak Sungsang", Refly Harun: Gimana Ya Perasaan Jokowi Punya Staf Seperti Ngabalin? | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Minggu, 16 Mei 2021

Soal Ucapan Kontroversial "Otak Sungsang", Refly Harun: Gimana Ya Perasaan Jokowi Punya Staf Seperti Ngabalin?

Soal Ucapan Kontroversial "Otak Sungsang", Refly Harun: Gimana Ya Perasaan Jokowi Punya Staf Seperti Ngabalin?

Soal-Ucapan-Kontroversial-Otak-Sungsang-Refly-Harun-Gimana-Ya-Perasaan-Jokowi-Punya-Staf-Seperti-Ngabalin

DEMOCRAZY.ID - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin baru-baru ini ‘menyentil’ mantan Ketua KPK Busyro Muqoddas.

Ngabalin menyebut Busyro berotak sungsang dalam kaitannya dengan isu KPK. Busyro sebelumnya mengkritik kondisi terkini KPK.


Belakangan, Busyro cukup vokal menanggapi hasil tes wawasan kebangsaan 75 pegawai KPK yang tidak memenuhi syarat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).


Meski disentil Ngabalin, Busyro hanya membalas dengan ‘salam sayang’.


Menanggapi kritik Ngabalin terhadap Busyro, Refly Harun melalui kanal Youtube miliknya menyampaikan beberapa pandangan.


Menurut Refly orang besar memang sudah seharusnya tidak tersinggung saat dihina orang lain.


“Memang harusnya begitu, orang besar itu tidak tersinggung kalau dihina. Orang yang tersinggung dihina (berarti) bukan orang besar. Tapi kalau kita berani menghina jangan marah kalau dihina, berani mengkritik jangan takut dikritik,” paparnya.


Refly berharap kedua belah pihak tetap menggunakan ruang demokrasi.


“Sekali lagi saya hanya ingin mengimbau kepada kedua belah pihak, untuk benar-benar menggunakan ruang demokrasi. Terimakasih pada Busyro yang tidak menanggapi dengan marah bahkan mengirimkan salam sayang kepada Ngabalin,” katanya.


Dengan tidak menanggapi Ngabalin, menurut Refly, Busyro telah menunjukkan kebesaran jiwanya.


“Tapi ini menunjukkan bahwa ada kebesaran jiwa dari Busyro untuk tidak melayani hal-hal seperti itu,” tandasnya.


Refly pun penasaran bagaimana perasaan Moeldoko terlebih Jokowi memiliki staf seperti Ngabalin.


“Ya saya hanya ingin tau, bagaimana perasaan Moeldoko sebagai KSP (dan) Presiden Jokowi yang memiliki staf seperti Ngabalin yang sering membuat kontroversi, yang kadang-kadang membuat pernyataan yang sama sekali bukan pernyataan  istana tapi penyataan pribadi.”


Jika Busyro bisa biasa saja saat dikatai otak sungsang, kata Refly, seharusnya Ngabalin saat dikritik pun harusnya bersikap biasa saja.


“Dikatain otak sungsang, biasa saja Pak Busyro dan kalaupun misalnya banyak orang yang mengkritik balik Pak Ngabalin, ya harusnya biasa juga, tidak perlu jadi cacing kepanasan dan ikut sungsang juga,” imbuhnya. [Democrazy/gmd]