Rocky Gerung Beberkan Alasan Kita Harus Membela Palestina, Ternyata Begini... | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Senin, 17 Mei 2021

Rocky Gerung Beberkan Alasan Kita Harus Membela Palestina, Ternyata Begini...

Rocky Gerung Beberkan Alasan Kita Harus Membela Palestina, Ternyata Begini...

Rocky-Gerung-Beberkan-Alasan-Kita-Harus-Membela-Palestina-Ternyata-Begini

DEMOCRAZY.ID - Konfik Israel-Palestina kian memanas setiap harinya. Bahkan, tidak ada tanda-tanda konflik ini akan segera selesai. 

Di tengah konflik besar ini, banyak negara serta tokoh dunia mulai mendukung salah satu dari dua negara tersebut.


Akhir-akhir ini pun banyak pertanyaan muncul yakni, kenapa Palestina adalah negara yang harus kita dukung. 


Menanggapi hal ini, melalui Youtube Rocky Gerung Official, Rocky Gerung selaku pengamat politik menyampaikan beberapa pandangannya.


Rocky menyebut sering kali orang kurang bahkan tidak melihat bahwa orang Yahudi hingga Amerika justru membela Palestina.


“Memang kasus di Timur Tengah itu dari 1967 (sampai saat ini) selalu gagal upaya penyelesaian perseturan itu tuh. Tetapi ada hal yang sering kali orang kurang atau tidak ingin lihat bahwa di dalam banyak serangan Israel pada Palestina, Yahudi, Amerika itu justru pawai untuk menentang serangan itu,” ujar Rocky.


Rocky lalu mengungkap, Jimmy Carter (eks Presiden AS) dan beberapa tokoh Eropa juga telah membela Palestina sejak dulu.


“Jadi orang Yahudi juga membela Palestina, karena mereka melihat bahwa problemnya bukan soal agama tetapi betul-betul ini adalah agresi,” ucapnya.


Jika dilihat, menurut Rocky saat ini Benjamin Netanyahu (perdana menteri Israel) sedang memamerkan kekuatannya.


“Kita musti tahu bahwa setiap kekuasaan selalu ingin memamerkan kejagoannya tuh dan itu yang terjadi sekarang di Israel pada, Benjamin Netanyahu,” pungkasnya.


Karena hal itu, pendeta Yahudi justru mengutuk Benjamin.


“Karena itu banyak pendeta atau rabi Yahudi yang justru mengutuk perdana menterinya sendiri tuh, karena mereka melihat bahwa, nggak mungkin ada perdamaian kalau perilaku Netanyahu masih seperti sekarang tuh,” tandas Rocky.


Fakta saat ini, pendeta Yahudi menentang Israel, kata Rocky.


“Jadi kalau dibilang konfik agama, itu berarti seluruh bangsa Yahudi berpihak pada Israel, faktanya bahkan pendeta-pendeta Yahudi itu banyak yang menentang Netanyahu (dan) berpihak pada Palestina,” sambung dia.


Bahkan, Rocky mengatakan, beberapa pendeta Yahudi mau dan tau Masjid Al Aqsa adalah hak Palestina sebagai bagian dari tiga agama besar di situ. Lalu Rocky menegaskan ini masalah kemanusiaan.


“Nah kita di Indonesia, dalam kemarahan tetap kita musti berupaya untuk menyodorkan problem ini sebagai problem kemanusiaan. Kalau tidak, maka kita akan masuk di dalam apa yang diteorikan oleh Thomas Hobbes, yakni Bellum Ominium Contra Omnes,” katanya.


Bellum Ominium Contra Omnes berarti perang semua orang melawan semua orang.


“Jadi kalau kita anggap itu perang agama, itu berarti seluruh dunia akan melakukan perang agama. Kita selalu ingin mengukur Israel, dia melanggar prinsip-prinsip humanity law, karena dia melakukan agresi, bahwa di situ memang ada soal agama, iya tapi kita gak mau soroti itu,” imbuhnya. [Democrazy/gmd]