Nisan "RIP UU Cipta Kerja" Ramaikan Aksi May Day 2021 | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Sabtu, 01 Mei 2021

Nisan "RIP UU Cipta Kerja" Ramaikan Aksi May Day 2021

Nisan "RIP UU Cipta Kerja" Ramaikan Aksi May Day 2021

Nisan-RIP-UU-Cipta-Kerja-Ramaikan-Aksi-May-Day-2021

DEMOCRAZY.ID - Sejumlah massa buruh mulai memadati kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat (Jakpus), untuk memperingati Hari Buruh atau May Day. 

Massa buruh membawa sejumlah atribut untuk menyampaikan aspirasi mereka.


Pantauan Sabtu (1/5/2021), sekitar pukul 09.45 WIB elemen massa buruh dari KSPI tiba di kawasan Patung Kuda. 


Mereka membawa beberapa nisan bertuliskan aspirasi mereka.


Beberapa nisan tersebut bertuliskan 'RIP UU Cipta Kerja', 'RIP Outsourching', hingga 'RIP Penggunaan TKA'.


Nisan-RIP-UU-Cipta-Kerja-Ramaikan-Aksi-May-Day-2021

Selain membawa nisan, para massa buruh tersebut membawa spanduk yang juga bertuliskan bentuk protes mereka. 


Bendera dan atribut serikat pun dibawa oleh peserta aksi.


"MAYDAY 2021 GELEGAR PERLAWANAN OMNIBUS LAW: 1 CABUT & BATALAKAN OMNIBUS LAW. 2. BERLAKUKAN UMSK 2021," demikian bunyi tulisan di spanduk buruh tersebut.


Polda Metro Jaya telah menyiapkan sejumlah pengamanan terkait Hari Buruh atau May Day yang jatuh pada hari ini. 


Ribuan personel gabungan akan diturunkan mengamankan aksi massa.


Nisan-RIP-UU-Cipta-Kerja-Ramaikan-Aksi-May-Day-2021

"6.394 personel kemungkinan masih akan bertambah lagi yang akan kita turunkan gabungan TNI, Polri, kemudian dari Pemda," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (30/4).


Yusri menyebut sejumlah perwakilan buruh memang telah menyampaikan pemberitahuan kepada polisi akan melakukan aksi massa besok hari. 


Khusus di wilayah Jakarta, aksi Mayday akan berpusat di tiga lokasi.


"Memang betul sudah ada pemberitahuan di beberapa tempat yang terpusat di Patung Kuda, kemudian di depan MK, dan kemudian di Kantor ILO. 3 ini yang berpusat oleh rekan-rekan serikat buruh yang ada. Mulai pagi kemudian selesai siang lalu ada lagi sampai dengan sore," ungkap Yusri. [Democrazy/dtk]