Kena OTT KPK, Bupati Nganjuk Ternyata Seorang Hafiz Quran dan Dikenal Peduli pada Rakyat | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Senin, 10 Mei 2021

Kena OTT KPK, Bupati Nganjuk Ternyata Seorang Hafiz Quran dan Dikenal Peduli pada Rakyat

Kena OTT KPK, Bupati Nganjuk Ternyata Seorang Hafiz Quran dan Dikenal Peduli pada Rakyat

Kena-OTT-KPK-Bupati-Nganjuk-Ternyata-Seorang-Hafiz-Quran-dan-Dikenal-Peduli-pada-Rakyat

DEMOCRAZY.ID - Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat yang tertangkap OTT KPK selama ini dikenal sebagai sosok yang baik dan peduli pada rakyat Nganjuk. 

Tak kurang  mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan pernah memuji sosok Novi dalam blog pribadinya DI’s Way.


Hops.id menghimpun dari berbagai sumber terkait sosok Novi selama ini. 


Novi Rahman Hidayat dilahirkan di Nganjuk, Jawa Timur, 2 April 1980.


Novi Rahman Hidayat terpilih menjadi Bupati Nganjuk pada Pilkada 2018 silam. 


Pengusaha yang berpasangan dengan Marhaen Djumadi itu menang mutlak dengan perolehan 303.195 suara. 


Pasangan yang diusung PKB, PDIP, dan Hanura ini mengalahkan rivalnya Siti Nurhayati-Bimantoro Wiyono (PPP, Demokrat, Gerindra, PAN) yang memperoleh 194.310 suara dan Desy Natalia Widya-Ainul Yakin (PKS, NasDem, Golkar) yang hanya meraup 56.515 suara.


Sebelum terjun ke dunia politik, Novi merupakan seorang pengusaha yang memiliki 36 perusahaan yang dirintis sejak masih kelas 3 SMA. 


Sebagai pemilik 36 perusahaan, Novi Rahman Hidayat memiliki total karyawan 40.000 orang.


Dia memiliki tambang nikel, batu bara, 120 bank perkreditan rakyat, dan masih banyak lagi. 


Novi memilih meninggalkan perusahaan dan menyerahkan manajemennya kepada para professional setelah memutuskan terjun ke dunia politik.


Novi merasa terpanggil untuk memajukan dengan tanah kelahirannya yang dia nilai tidak kunjung mengalami kemajuan.


Diketahui, Novi juga seorang Hafiz Alquran. Dia kerap kali berpindah masjid untuk memberi khotbah Jumat, serta mewajibkan ASN muslim untuk membayar zakat.


Dikutip dari pikiran-rakyat.com, sang bupati kerap kali turun langsung untuk melihat rakyatnya dan merenovasi rumah tidak layak huni. 


Kemudian membangunnya dengan dana dari Baitul Mal.


Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan dalam blog pribadinya DI’s Way pada 29 Juni 2020 mengungkapkan bahwa Novi tak pernah mengambil gajinya sebagai Bupati Nganjuk.


“Gajinya sebagai Bupati ia serahkan ke lembaga kesejahteraan rakyat. Mobil-mobil dinas Bupati tidak ada yang ia pakai. Semua pegawai negeri harus membayar zakat, yang hasilnya dikelola tim untuk mengatasi kemiskinan,” katanya. [Democrazy/hps]