Jika Sampai Hal Ini Terjadi, Bobby Akan Raih "Kegagalan Ketiga" Sejak Pimpin Kota Medan | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Selasa, 04 Mei 2021

Jika Sampai Hal Ini Terjadi, Bobby Akan Raih "Kegagalan Ketiga" Sejak Pimpin Kota Medan

Jika Sampai Hal Ini Terjadi, Bobby Akan Raih "Kegagalan Ketiga" Sejak Pimpin Kota Medan

Jika-Sampai-Hal-Ini-Terjadi-Bobby-Akan-Raih-Kegagalan-Ketiga-Sejak-Pimpin-Kota-Medan

DEMOCRAZY.ID - Penutupan Kesawan City Walk yang merupakan salah satu program Walikota Medan, Bobby Nasution, akan menjadi catatan kegagalan ketiga sejak resmi memimpin Kota Medan.

Demikian disampaikan pengamat sosial dan pemerintahan, Shohibul Anshor Siregar, terkait wacana penutupan Kesawan City Walk yang mencuat beberapa hari terakhir.


"Saya mencatat ini bisa menjadi kegagalan ketiga," katanya, Selasa (4/5).


Shohibul mengatakan, kegagalan pertama Bobby adalah mengenai penertiban bangunan di kawasan Kesawan.


 Menurutnya, sejauh ini penertiban bangunan bermasalah belum menunjukkan hasil apa-apa.  


Kedua, lanjut Shohibul, pencopotan Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Edwin Effendi dan menempatkan Syamsul Nasution sebagai Plt Kadis Kesehatan.


Imbas dari pencopotan tersebut menyisakan perseteruan dengan anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafii, dan menyeret isu ke ranah kepentingan hubungan kekeluargaan.


"Betapa tak pahamnya dia soal ini, bahwa dirinya pun tampil dalam napas dinasti," ujarnya.


Dan ketiga, penutupan lokasi kuliner Kesawan City Walk yang dikenal dengan program The Kitchen Of Asia akan menjadi kegagalan lain.


Memang, tambah Shohibul, hal ini menjadi persoalan di tengah kelesuan ekonomi sekarang yang ditandai daya beli rakyat yang menurun.


"Daya beli rakyat turun dan tak ada tanda orang PHK akan beroleh pekerjaan. Mestinya rakyat penganggur dipekerjakan agar punya uang dan dengan itu akan belanja yang membuat UMKM bergerak. Kebijakan yang sekarang sedikit uang dikucurkan ke UMKM, padahal daya beli rakyat terus melemah," pungkasnya. [Democrazy/rmol]