Iron Dome Israel Semakin Tak Berdaya Hadapi Gempuran Roket Hamas, Warga Israel Sembunyi ke Bunker-bunker | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Kamis, 20 Mei 2021

Iron Dome Israel Semakin Tak Berdaya Hadapi Gempuran Roket Hamas, Warga Israel Sembunyi ke Bunker-bunker

Iron Dome Israel Semakin Tak Berdaya Hadapi Gempuran Roket Hamas, Warga Israel Sembunyi ke Bunker-bunker

Iron-Dome-Israel-Semakin-Tak-Berdaya-Hadapi-Gempuran-Roket-Hamas-Warga-Israel-Sembunyi-ke-Bunker-bunker

DEMOCRAZY.ID - Serangan roket balasan dari Hamas kini semakin banyak yang gagal ditangkis sistem pertahanan rudal Iron Dome milik Israel. 

Israel pun mengakui hingga kini sudah ada 12 warganya yang tewas akibat kena hantam roket balasan dari Hamas itu.


Karuan saja, akibat sistem Iron Dome yang tak sempurna menangkis serbuan roket Hamas, warga Israel pun kini banyak yang memilih bersembunyi di bunker-bunker bawah tanah.


Seperti dikutip laporan Apa Kabar Indonesia, Kamis 20 Mei 2021, warga Israel sepertinya mulai khawatir dengan sistem pertahanan nasional yang dimiliki negaranya. 



Sebab saban harinya, pejuang Hamas berhasil melesatkan ratusan roket ke negara mereka.


Meski mengklaim memiliki sistem pertahanan rudal, namun sejumlah wilayah di Israel nyatanya tetap kebobolan serangan balasan dari roket-roket milik Hamas.


“Sejumlah roket Hamas luput dari cegatan sistem Iron Dome di udara dan mengenai sasaran di wilayah Israel. Warga Israel kini terus bersembunyi di bunker-bunker. Seperti satu keluarga, penduduk Ashkelon, Israel ini,” bunyi laporan itu.


Warga Israel Mulai Waswas dengan Iron Dome



Dalam kesempatan wawancara, warga Israel mengaku tak lagi merasa aman dengan sistem Iron Dome yang dimiliki Israel. Karenanya mereka kemudian memilih untuk bersembunyi di bunker-bunker.


Adapun permasalahan paling berat yang mereka alami kini adalah melawan kebosanan. 


Sebab mereka mesti menghabiskan banyak waktu di dalam bunker, dan berharap tidak melakukan aktivitas di luar bunker.


Sementara itu, suasana kontras terjadi di Gaza, Palestina. 


Serangan militer Israel yang membabi buta terus menghancurkan banyak gedung dan hunian sipil. 


Warga Gaza tidak memiliki bunker seperti Israel.


Makanya, begitu serangan terjadi, tidak ada tempat untuk bersembunyi atau berlindung. 


Setelah serangan terjadi, mereka tidak lagi punya tempat tinggal. 


Banyak dari warga Gaza yang kini kehilangan tempat tinggal kini bertahan di fasilitas umum. 


Seperti gedung sekolah yang dikelola PBB. [Democrazy/hps]