Dikabarkan Tak Lulus Tes Wawasan Kebangsaan, Novel Baswedan: Upaya Singkirkan Orang Berintegritas di KPK! | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Selasa, 04 Mei 2021

Dikabarkan Tak Lulus Tes Wawasan Kebangsaan, Novel Baswedan: Upaya Singkirkan Orang Berintegritas di KPK!

Dikabarkan Tak Lulus Tes Wawasan Kebangsaan, Novel Baswedan: Upaya Singkirkan Orang Berintegritas di KPK!

Dikabarkan-Tak-Lulus-Tes-Wawasan-Kebangsaan-Novel-Baswedan-Upaya-Singkirkan-Orang-Berintegritas-di-KPK

DEMOCRAZY.ID - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menanggapi kabar yang beredar bahwa dirinya tidak lulus tes wawasan kebangsaan.

Seperti diketahui, tes wawasan kebangsaan ini dilakukan sebagai syarat untuk alih fungsi pegawai menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).


Novel Baswedan dan beberapa pegawai lainnya dikabarkan tidak melulusi tes ini.


Novel Baswedan pun menanggapi bahwa beredarnya kabar tersebut adalah cara lama untuk menyingkirkan orang-orang berintegritas dari KPK.


“Iya benar saya dengar informasi tersebut. Upaya untuk menyingkirkan orang-orang yang berintegritas dari KPK adalah upaya lama yang terus dilakukan,” kata Novel pada Senin, 3 Mei 2021.


Novel mengaku sangat terkejut jika informasi dugaan tidak lulus tes seleksi menjadi ASN itu benar. 


Karena, katanya, upaya menyingkirkan orang-orang berintegritas justru datang dari pimpinan KPK.


“Bila info tersebut benar, tentu saya terkejut. Karena baru kali ini upaya tersebut justru dilakukan oleh Pimpinan KPK sendiri,” ungkap Novel.


Sebelumnya, Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri juga telah menanggapi kabar yang beredar tersebut. 


Namun, ia mengaku tidak dapat memberi klarifikasi lebuh jauh untuk saat ini.


Ali Fikri hanya menyatakan bahwa KPK telah menerima pihak-pihak yang lolos dan yang tidak lolos menjadi ASN.


“KPK benar telah menerima hasil assesment wawasan kebangsaan yang diserahkan pihak BKN RI pada 27 April 2021,” kata Fikri pada Senin, 3 Mei 2021.


Hanya saja, Fikri mengatakan bahwa KPK saat ini belum bisa mengumumkan hasil asesmen tersebut ke publik.


Namun, ia menjanjikan bahwa hasil tersebut akan segara diumumkan dalam waktu dekat.


“KPK memastikan akan menyampaikan hasilnya kepada publik dalam waktu dekat dan akan kami informasikan lebih lanjut,” ujar Fikri. [Democrazy/trk]