Begini Kronologi Guru Susan Alami Lumpuh dan Gangguan Penglihatan Usai Disuntik Vaksin Covid-19 | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Sabtu, 01 Mei 2021

Begini Kronologi Guru Susan Alami Lumpuh dan Gangguan Penglihatan Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Begini Kronologi Guru Susan Alami Lumpuh dan Gangguan Penglihatan Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Begini-Kronologi-Guru-Susan-Alami-Lumpuh-dan-Gangguan-Penglihatan-Usai-Disuntik-Vaksin-Covid-19

DEMOCRAZY.ID - Pilu nasib guru bernama Susan Antela (31) yang mengalami lumpuh dan gangguan penglihatan usai menjalani vaksinasi Covid-19 tahap kedua.

Berdasarkan kronologi dari adik Susan yang bernama Yayu, kakaknya mengalami gejala pusing, mual, dan tubuh lemas 10 menit setelah divaksin.


"Nah, pada saat disuntik itu sebenarnya keluar darah, darahnya banyak. Teteh sampai bilang darahnya mancer (menyembur) katanya kayak gitu, terus disuruh duduk. Disuruh duduk bukannya membaik, malah merasa sesak," ujar Yayu.


Saat petugas meminta Susan berbaring, keadaan Susan malah semakin parah. Tangan dan kakinya kaku serta penglihatan menjadi buram.


Saat ini guru SMAN 1 Cisolok, Sukabumi itu tengah menjalani rawat jalan ke RSHS Bandung. 


Kadisdik Jabar, Dedi Supandi mengatakan pihaknya akan menyediakan hunian sementara untuk Susan di Bandung.


"Tapi kan jarak yang begitu jauh dari Sukabumi. Akhirnya dinas memberikan solusi untuk menyediakan kontrakan di Bandung yang berdekatan dengan lokasi RSHS sehingga kontrol rawat jalannya dekat," kata Dedi dalam keterangannya dikutip Sabtu (1/5/2021).


Dedi berjanji akan mengusahakan rumah tersebut bisa dihuni secepatnya oleh Susan dan keluarga. 


Disdik dan komunitas pendidikan juga berniat menggalang donasi membantu Susan.


"Sekarang lagi diurus, mudah-mudahan secepatnya, supaya dia juga bisa tenang juga tidak perlu memikirkan yang lainnya," ujarnya.


Susan telah dirawat selama 23 hari di RS dan saat ini sedang dalam masa penyembuhan di rumah. 


Namun, belum diketahui apakah Susan mengalami kelumpuhan dan gangguan penglihatan karena efek langsung vaksin Covid-19.


Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI ), Hindra Irawan Satari menyebut kesan sementara dari kelumpuhan yang dialami Susan tidak terkait vaksinasi.


Namun, mereka masih menunggu laporan lengkapnya. 


Begitu juga Dinkes Sukabumi, yang belum bisa memastikan keluhan Susan Atela akibat vaksinasi Covid-19 atau bukan. 


Pihaknya masih menunggu investigasi lebih lanjut dari tim rumah sakit dan Komnas KIPI. [Democrazy/idz]