Alasan TPUA Gugat Jokowi: Hukum dan Ekonomi Indonesia Jadi Kacau-Balau! | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Minggu, 02 Mei 2021

Alasan TPUA Gugat Jokowi: Hukum dan Ekonomi Indonesia Jadi Kacau-Balau!

Alasan TPUA Gugat Jokowi: Hukum dan Ekonomi Indonesia Jadi Kacau-Balau!

Alasan-TPUA-Gugat-Jokowi-Hukum-dan-Ekonomi-Indonesia-Jadi-Kacau-Balau


DEMOCRAZY.ID - Presiden Jokowi digugat oleh sejumlah orang yang mengatasnamakan Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA). 


Mereka meminta Jokowi mundur dari jabatannya sebagai Presiden Indonesia.


Dilihat dari laman Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, gugatan itu terdaftar dengan nomor 266/Pdt.G/2021/PN Jkt.Pst, dengan Penggugat Muhidin Jalih dan Tergugat Presiden Jokowi. Gugatan telah dilayangkan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat pada Jumat (30/4/2021).


Eggi Sudjana juga menjadi salah satu penggugatnya. Sebagai informasi, Eggi Sudjana merupakan Ketua TPUA.


Dalam petitumnya, TPUA meminta Jokowi untuk mengundurkan diri. Mereka juga meminta pengadilan menghukum Jokowi membuat pernyataan tertulis. 


Berikut petitium Penggugat:


1. Menuntut TERGUGAT untuk menyatakan secara terbuka di publik pengunduran dirinya selaku presiden-RI.

2. Menerima gugatan perbuatan melawan hukum secara materiil dalam fungsinya positif ini.

3. Mengabulkan seluruh gugatan ini.

4. Menyatakan TERGUGAT melakukan perbuatan melawan hukum dalam fungsinya positif atau melakukan perbuatan tercela atau perbuatan tidak patut atau perbuatan tak terpuji.

5. Menghukum TERGUGAT untuk membuat pernyataan tertulis di muka publik atas kesalahan tersebut, yaitu melakukan perbuatan tercela atau perbuatan tidak patut atau perbuatan tak terpuji.


Koordinator Advokat TPUA, Ahmad Khozinudin, mengatakan gugatan ini merupakan bentuk keprihatinan masyarakat terhadap kondisi bangsa Indonesia saat ini. 


Menurutnya, di bawah kepemimpinan Jokowi penegakan hukum dan perekonomian Indonesia menjadi carut-marut.


Koordinator Advokat TPUA, Ahmad Khozinudin menyebut, gugatan yang mereka layangkan sebagai bentuk keprihatinan masyarakat terhadap kondisi negara saat ini.


Menurutnya, selama Jokowi memimpin Indonesia, penegakan hukum dan perekonomian Indonesia jadi karut-marut.


Selain itu, Ahmad juga mengatakan kepemimpinan Jokowi membuat gaduh (sesama anak bangsa dipotensikan bertikai) di negeri ini. [Democrazy/idz]