Ustadz Hamzah Baya: Penguasa Zalim Sebab Utama Datangnya Bencana! | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Senin, 12 April 2021

Ustadz Hamzah Baya: Penguasa Zalim Sebab Utama Datangnya Bencana!

Ustadz Hamzah Baya: Penguasa Zalim Sebab Utama Datangnya Bencana!

Ustadz-Hamzah-Baya-Penguasa-Zalim-Sebab-Utama-Datangnya-Bencana

DEMOCRAZY.ID - Kezaliman dan rusaknya penguasa negeri adalah sebab utama datangnya adzab Allah Subhanahu wa Ta’ala. 

Apabila para penguasa dan para ulama sudah tidak lagi perduli dengan maraknya kemungkaran dan kemaksiatan yang menyebar di tengah-tengah umat, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat dan negara bahkan para pembesar negeri hidup mewah serta gemerlap dan didukung oleh ulama’nya.


Demikian dikatakan Amir Jamaah Ansharu Syariah Jawa Timur Ustadz Hamzah Baya dalam artikel berjudul “Penguasa Zalim Sebab Utama Datangnya Bencana”


Menurut Ustadz Hamzah, Umat islam sudah tidak peka lagi terhadap kemungkaran yang ada di sekitarnya bahkan mereka lebih senang hidup di bawah penguasa yang kafir daripada bersama para pemimpin dari kalangan para ulama’ yang mengajak melaksanakan syariat Allah menuju keselamatan di dunia dan akherat.


Ustadz Hamzah mengutip QS Maidah:63 yang menjadi dasar kezaliman penguasa menjadi sebab utama datangnya bencana.


“Mengapa orang-orang alim mereka, pendeta-pendeta mereka tidak melarang mereka mengucapkan perkataan bohong dan memakan yang haram? Sesungguhnya amat buruk apa yang telah mereka kerjakan itu”. (Q.S Al Maidah:63)


Ibnu Abbas Radiyallahuanhu berkata:


“karena para penguasa dan para pendeta itu mereka tidak melakukan nahi munkar dan mereka mengerjakan hal-hal yang diharamkan, padahal mereka mengetahui bahwa itu diharamkan. Dan tiada suatu ayat pun yang sangat keras celaannya selain dari ayat ini”.


Ali ibnu Abu Talib R.A berkata,


”Sesungguhnya telah binasa umat sebelum kalian hanyalah karena mereka mengerjakan perbuatan-perbuatan maksiat dan para pendeta serta para penguasa mereka tidak melarangnya. Setelah mereka berkepanjangan dalam perbuatan-perbuatan maksiat, maka siksaan datang menimpa mereka. Karena itu, beramar ma’ruflah kalian dan bernahi munkarlah kalian, sebelum azab yang pernah menimpa mereka menimpa kalian. Dan perlu kalian ketahui bahwa melakukan amar ma’ruf dan nahi munkar itu tidak akan memutuskan rezeki dan tidak akan menyegerakan ajal “. (Tafsir ibnu Katsir Q.S 5:63)


Kata Ustadz Hamzah, bencana yang menimpa manusia di suatu negeri adalah karena perbuatan maksiat dan dosa mereka kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya dalam merespon dakwah para Nabi dan Rasul-Rasul.


“Selain itu mereka juga mendustakan ayat-ayat Allah, mengkufuri nikmat-nikmatNya dan menukarkan kenikmatan itu dengan kekafiran, serta para penguasa dan pembesar pembesarnya menukar hukum Allah dengan hukum jahiliyah dan kecenderungan masyarakat memilih serta mengikuti tradisi nenek moyang dengan ajaran sesatnya yang bertolak belakang dari hidayah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam,” pungkasnya. [Democrazy/suaranas]