Usai Bersitegang di Persidangan, Habib Rizieq Titip "Salam Spesial" untuk Anies Baswedan Seorang | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Selasa, 13 April 2021

Usai Bersitegang di Persidangan, Habib Rizieq Titip "Salam Spesial" untuk Anies Baswedan Seorang

Usai Bersitegang di Persidangan, Habib Rizieq Titip "Salam Spesial" untuk Anies Baswedan Seorang

Usai-Bersitegang-di-Persidangan-Habib-Rizieq-Titip-Salam-Spesial-untuk-Anies-Baswedan-Seorang

DEMOCRAZY.ID - Habib Rizie Shihab secara khusus menitipkan salam spesial kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Itu terjadi dalam sidang lanjutan kasus kerumunan pesta pernikahan putri HRS dan Maulid Nabid, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (12/4/2021).


Salam spesial kepada Anies, dititipkan Rizieq kepada mantan Walikota Jakarta Pusat, Bayu Megantara.


Itu setelah Riziq memberondong Bayu yang dihadirkan sebagai saksi, dengan sejumlah pertanyaan.


Rizieq menilai, Anies adalah sosok yang sangat peduli dengan acara Maulid Nabi yang digelar di kediamannya.


“Sampaikan salam saya ke Anies Baswedan, dia begitu perhatian,” ujar Rizieq kepada Bayu.


Rizieq mengungkap, saat berkunjung ke kediamannya, Anies juga sudah lebih dulu menyampaikan pesan.


Wanti Anies, jangan sampai kerumunan pesta pernikahan putrinya dan Maulid Nabi melanggar protokol kesehatan.


“Dia juga sebelumnya datang ke rumah saya dan menyampaikan hal yang sama (jangan sampai ada pelanggaran prokes),” kata dia.


Habis Ngamuk-ngamuk


Sebelumnya, Habib Rizieq Shihab mengamuk lantaran tak terima pertanyaan yang ia ajukan kepada Bayu Meghantara dipotong Jaksa Penuntut Umum (JPU).


Mulanya, ia mengajukan pertanyaan kepada Bayu apakah saat ia menggelar pernikahan putrinya ada pelanggaran protokol kesehatan.


Hal itu terkait dengan Pergub DKI Jakarta tentang aturan PSBB transisi.


“Saya bukan dalam kapasitas menjawab itu,” ujar Bayu menjawab pertanyaan Habib Rizieq.


Akan tetapi, Rizieq Shihab tetap mencecar Bayu dengan pertanyaan yang sama dan terus meminta jawaban dari Bayu.


JPU lantas melayangkan protes kepada Majelis Hakim karena Rizieq Shihab ngotot menanyakan hal yang sama kepada Bayu.


“Majelis hakim, mohon terdakwa jangan memaksa saksi,” pinta JPU kepada Majelis Hakim.


Mendapati hal itu, Rizieq Shihab tak terima dan langsung murka.


Ia juga meminta JPU agar tidak memotong pertanyaan yang ia ajukan kepada Bayu.


“Kalau Anda tidak tersinggung, Anda jangan mengganggu saya bertanya,” ujar Rizieq kepada JPU.


Rizieq menyatakan, bahwa apa yang ia lakukan dalam sidang itu berkaitan dengan hidupnya.


“Ini mempertaruhkan nasib saya, saya yang dipenjara bukan Anda. Saya yang dipenjara. Saya sudah enam bulan dipenjara,” sambungnya.


HRS menyatakan, dirinya saat itu sudah menerima sanksi dan tak keberatan membayar denda yang dibebankan kepadanya.


“Saya bayar 50 juta. Saya rela, saya rida. Saya mengaku salah, saya minta maaf kepada masyarakat ketika itu,” katanya. [Democrazy/pjst]