Sempat Jadi Perdebatan, Muhammadiyah Akhirnya Klarifikasi Layanan Vaksin Khusus KTP Islam | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Selasa, 06 April 2021

Sempat Jadi Perdebatan, Muhammadiyah Akhirnya Klarifikasi Layanan Vaksin Khusus KTP Islam

Sempat Jadi Perdebatan, Muhammadiyah Akhirnya Klarifikasi Layanan Vaksin Khusus KTP Islam

Sempat-Jadi-Perdebatan-Muhammadiyah-Akhirnya-Klarifikasi-Layanan-Vaksin-Khusus-KTP-Islam

DEMOCRAZY.ID - Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) meminta maaf atas layanan vaksinasi yang hanya diberikan kepada pemilik KTP beragama Islam. Layanan vaksinasi itu terekam video dan viral di media sosial.

MCCC menyebut warga yang tidak mendapat vaksin adalah mereka yang berada di luar target sasaran.


"MCCC menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan kepada warga yang di luar target sasaran belum bisa dilayani di kegiatan tersebut," tulis keterangan MCCC yang dikutip dari situs resmi Muhammadiyah, Selasa (6/3).


Video layanan vaksin untuk KTP beragama Islam, viral dan mendapat beragam respons dari publik. 


Dari video berdurasi 32 detik itu, seorang petugas mengatakan melalui pengeras suara bahwa peserta dengan KTP non-Islam tidak bisa mendaftar.


"Yang mendaftar melalui online atau Loket.com, dengan kategori dengan catatan kategori pelayan publik Muhammadiyah, catatannya pelayan publik Muhammadiyah, kami mendapatkan informasi PIC-nya yang berada di belakang bahwa untuk KTP dengan agama non-Islam tidak bisa diregistrasi karena arahan dari PIC-nya, ya. Terima kasih," kata petugas dalam video tersebut.


MCCC menuturkan layanan vaksinasi yang viral itu adalah inisiatif Kementerian BUMN yang melibatkan Muhammadiyah. 


Tujuannya adalah mengkoordinir kalangan lanjut usia (lansia) dan Pelayan Publik Muhammadiyah untuk mendapat vaksinasi.


Pada pelaksanaan di lapangan, MCCC menyebut keinginan masyarakat untuk mendapat vaksin besar. Banyak warga di luar target sasaran ikut mendaftar. 


Di sisi lain, MCCC sudah mendapatkan mandat sendiri dengan kuota peserta yang terbatas.


Lebih lanjut, MCCC menilai target sasaran vaksinasi di Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah di seluruh Indonesia sudah mengikuti mandat yang diberikan oleh Kementrian Kesehatan dan Pemerintah Daerah.


MCCC mengatakan pihaknya konsisten dalam mengemban misi Kemanusiaan khususnya saat masa pandemi Covid-19.


"Muhammadiyah akan terus mengerahkan seluruh RS Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Indonesia untuk mensukseskan vaksinasi di Indonesia," katanya. [Democrazy/cnn]